Apresiasi Putusan Henry, P3TB Berikan Kalung Bunga Pada Humas PN Surabaya

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

P3TB memberikan kalungan bunga pada Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono setelah Henry dijatuhi hukuman 2,6 tahun, kalungan bunga itu merupakan simbol ucapan terima kasih para pedagang pada PN Surabaya/dok. Junaedi

SURABAYA (FN  News.com) — Perhimpunan Paguyuban Pedagang Pasar Turi (P3TB), mengapresiasi putusan hakim Pengadilan Negeri PN Surabaya, yang menjatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan pada Henry J Gunawan atas kasus penipuan.

Apresiasi itu diwujudkan dalam bentuk aksi di depan Gedung PN Surabaya, dengan memberikan kalungan bunga, Sebagai simbol ucapan terima kasih para pedagang pada pihak Pengadilan. Sabtu siang, 8/10/18 pukul 11:00 WIB.

Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Sigit Sutriono, yang menerima langsung kalungan bunga dari pedagang Pasar Turi menyatakan, pihaknya berjanji akan terus meningkatkan penegakan hukum bagi masyarakat yang tertindas.

” Kami akan terus meningkatkan keadilan bagi masyarakat yang benar-benar tertindas sesuai dengan fakta yang terjadi di Persidangan.” Terang Sigit, Senin (8/10) saat menemui para pedagang di depan Gedung PN Surabaya.

Sigit mengaku sangat mengapresiasi para Pedagang Pasar Turi yang menggelar aksi demonstrasi dengan tertib dan tidak anarkis.

” Pihak pengadilan mengucapkan sangat-sangat berterima kasih” kata Sigit.

Sedangkan untuk kasus terdakwa Henry dengan rekan kongsinya Teguh Kinarto dan Asoei, Sigit mengaku menyerahkan sepenuhnya proses hukum itu pada majelis hakim yang memeriksa.

” Terserah majelisnya, dia [majelis hakim,red], meggali dipersidangan seperti apa” ujar Sigit.

Seperti diketahui sebelumnya, Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 2 tahun 6 bulan pada Henry J Gunawan, ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan sesuai dengan pasal 378 KUHPidana.

Massa aksi dari P3TB melakukan orasi sebelum melakukan penyerahan kalung bunga pada PN Surabaya/dok. Junaedi (Forum Nusantara)

Majelis hakim menilai, terdakwa telah menjanjikan kepemilikan kios berupa strata title pada para pedagang pasar Turi, padahal menurut hakim, yang berhak menerbitkan strata title itu adalah kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim juga menolak semua alasan pembenar dan pembelaan dari kuasa hukum terdakwa yang sebelumnya menyatakan bahwa perkara ini merupakan perkara perdata.

Majelis menyatakan, perbuatan Henry adalah murni perbuatan pidana.

Atas putusan tersebut, kuasa hukum Henry J Gunawan menyatakan akan menempuh upaya hukum banding.

Sebaliknya, para pedagang Pasar Turi mengaku tak gentar dengan upaya hukum banding yang dilakukan tim pembela Henry.

“Kami pedagang tidak gentar dengan sikap Henry yang akan melakukan upaya hukum banding. Karena kami yakin semua pertimbangan-pertimbangan hakim didasarkan oleh fakta dan bukan rekayasa.” Kata koordinator aksi, Teguh Budi Efendi.

Dicontohkan oleh para pedagang, kasus pidana Henry bukanlah yang pertama saja dilakukan. Henry juga tersandung kasus pidana lain, yakni kasus penipuan jual beli tanah dicelaket Malang.

Dan pada kasus ini, Henry dinyatakan bersalah oleh Hakim PN Surabaya dengan vonis 8 bulan penjara dengan massa percobaan 1 tahun. Henry lalu menempuh upaya hukum banding.

Bukannya memperingan, Pengadilan Tinggi Jawatimur malah memperberat hukuman Henry dengan hukuman 2 tahun penjara.

“Vonis yang semula kami anggap tidak wajar ini akhirnya terjawab. Saat banding, Hukuman Henry malah diperberat oleh hakim Pengadilan Tinggi menjadi 2 tahun.” Kata Teguh.

Ditambahkannya Teguh, putusan Henry selama 2 tahun penjara ini merupakan buah dari doa-doa orang yang teraniaya akan perbuatan Henry.@ [Ahay].


Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *