Keterangan Saksi Perkuat Gugatan I Made Kembir Pada Wayan Suarta

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Suasana sidang sengketa lahan I Made Kembir (29/1/18) dok.Forum Nusantara (Junaedi)

Denpasar (FN) – Dua orang saksi dihadirkan dalam gelar sidang di pengadilan Negeri Denpasar, Senin (29/1/18).

Para saksi tersebut dimintai keterangan atas sengketa obyek SHM Nomer 9275 milik I Made Kembir yang terletak di Jl Uluwatu 100X Nomer 1. Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Yang diklaim sebagai jalan Umum tanpa seijin Made Kembir.

Dua orang saksi tersebut yakni I Nyoman Murdika (47) pegawai bagian kredit Konsumen di LPD Kedonganan, dan Rajes Lubis (42), salah satu pengontrak di lahan milik I Made Kembir.

Dalam keterangannya, kedua orang saksi itu memperjelas status obyek tanah hak milik I Made Kembir yang diklaim sebagai jalan umum oleh warga perumahan Bukit Lestari dan juga I Wayan Suarta Selaku pihak Developer pengembang perumahan.

Diterangkan oleh Nyoman Murdika, Sewaktu obyek (SHM) Nomer 9275 seluas 3.020 M2 milik Made Kembir itu dijaminkan kepada pihak LPD, tidak ada orang lain yang merasa keberatan atau mempermasalahkan atas agunan itu, tak terkecuali Wayan Suarta.

” 18 Mei 2016 di Jaminkan di LPD Kedonganan, Selama itu (dijaminkan) tidak ada yg keberatan” terang Murdika.

Masih kata Murdika ” Yang melunasi Pak kembir, ditandatangani Pak kembir yang bayar pajak juga pak kembir tidak ada yang keberatan dengan penjaminan itu termasuk Wayan suarta ” imbuhnya.

Hal serupa juga dikatakan saksi kedua yakni Rajes Lubis,pria kelahiran Medan ini membenarkan bahwa obyek tanah sengketa yang diklaim sebagai jalan Umum itu sampai sekarang tetap dalam penguasaan Made Kembir beserta batas-batasnya.

” pak Made kembir yang menguasai, sebelah utara milik pak Andre, Sebelah barat milik I Nyoman meja, selatan Ketut Mada, dan sebelah Timur milik Made Kembir sendiri ” ujar saksi Rajes Lubis di hadapan Ketua Majelais Hakim I Dewa Made Budi Watsara

Setelah mendengarkan semua Keterangan dari para saksi, ketua majelis Hakim Budi Watsara mengambil sikap untuk melakukan pemeriksaan Setempat (PS) pada obyek sengketa yang dipermasalahkan.

“Agar lebih jelas Kita akan melakukan PS hari Jum’at 02 Februari 2018 mendatang.” ujar Budi Watsara sambil mengetukkan Palu sebagai tanda berakhirnya gelar persidangan.

Terpisah, Ida Bagus Made Dwija Wardana SH, Kuasa Hukum dari Made Kembir. Membenarkan semua keterangan dari pada Saksi, Menurutnya keterangan dari para saksi tersebut makin menguatkan alat bukti yang sudah ia tampilkan di hadapan majelis hakim.

” Fakta hukumnya mengenai alat bukti, sertipikat itu atas nama klien kami pak Kembir, belum di alihkan atau di perjual belikan pada orang lain. Akan Tetapi dijadikan jalan umum tanpa seijin klien kami” Tegas Gus Aji, Sapaan akrab Ida Bagus Made Dwija Wardana. Saat dikonfirmasi seusai persidangan.

Sedangkan di pihak tergugat, yakni I Wayan Suarta melalui kuasa hukumnya Irza syahbanu putra memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan. ” tidak usah, tidak ada komentar ” selorohnya sambil bergegas Pergi meninggalkan konfirmasi ini.@jun


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *