Aparat Harus Bertindak Cepat, Banyak Putusan MA Dipalsukan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Hans Suta

Jakarta ,FN.COM

Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi dan Kriminalisasi (BRAKK) Hans Suta Widhya meminta aparat hukum bertindak cepat, terkait dengan banyaknya Putusan Mahkamah Agung (MA) RI yang dipalsukan.

“Aparat terkait harus bertindak cepat meringkus oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, terkait masalah pemalsuan Putusan MA ini,” kata Hans Suta di Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Hans menjelaskan, modus yang dilakukan oleh oknum tersebut adalah dengan menawarkan janji untuk bisa memenangkan perkara di MA, dan mengubah Putusan MA, tentu saja dengan imbalan sejumlah dana.

Dalam realitasnya meskipun diputuskan kalah oleh MA, namun oknum tersebut menjanjikan bisa mengubah Putusan MA RI yang hasilnya menang.

“Tetapi itu bohong, karena menangnya adalah pemalsuan salinan Putusan MA yang diberikan kepada klien, padahal faktualnya tetap kalah. Banyak modusnya seperti ini,” kata Hans.

Menurut Hans, Putusannya seolah-olah asli karena masuk dalam Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang juga ditandatangani Hakim Ketua Majelis MA RI.

Bahkan, Hans juga mendengar, kasus penipuan seperti ini sudah ada yang dilaporkan dan sedang diproses pihak Kepolisian RI.

Contohnya, adalah kasus penipuan yang dilakukan oleh dosen Universitas Hasanudin Makasssar Prof. Dr. Marthen Napang SH MH yang mengaku-ngaku bisa mengurus perkara di MA RI.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/3951/VIII/2017/Dit.Direskrim tanggal 22 Agustus 2017, Dr John Palinggi MM MBA melaporkan penipuan, dan atau penggelapan, dan atau pemalsuan yang dilakukan oleh Prof. Dr. Marthen Napang SH MH.

Marthen Napang telah merugikan John Palinggi hampir Rp 1 Milyar, atau tepatnya Rp 950 juta yang dijanjikan untuk mengurus penyelesaian masalah di MA, namun yang terjadi adalah Putusan MA palsu.

“Masalah yang dialami seperti pak John ini sebenarnya banyak, banyak yang diam saja. Kita mengapresiasi pak John yang tampil ke depan untuk membongkar masalah ini,” kata Hans.

Karena itu, Hans meminta agar semua aparat terkait termasuk dari pihak MA RI sendiri untuk mencari jalan terbaik untuk memberantas praktek-praktek penipuan yang sangat merusak citra MA RI dalam menegakkan keadilan.

Hans Suta Widhya SH


Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *