Arief Nanang Sugianto S.STP Camat Kasiman : “PETINGNYA PERAN IBU MENCIPTAKAN KELUARGA SAKINAH “

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Gambar :Camat Kasiman Arief Nanang Sugianto S.STP dalam sambutannya

Bojonegoro, Forumnusantaranews : Setiap tahun bangsa Indonesia selalu memperingati hari ibu Kartini, karena memperingati hari Kartini merupakan salah satu wujud kebanggaan dan penghargaan kita terhadap jasa-jasa pahlawan yang telah memperjuangkan Hak-Hak Perempuan, sehingga pada saat ini perempuan bisa maju dan meperoleh hak yang sejajar dengan kaum pria. Seperti pepatah yang diberikan oleh Bung Karno yang lebih dikenal dengan Jas Merah (Jangan sesekali melupakan sejarah ).

“Walaupun peringatan hari Kelahiran Ibu Kartini tidak dijadikan hari libur Nasional, namun kendati demikian bangsa Indonesia selalu mengenang hari yang sangat bersejarah dalam perjuangan bangsa Indonesia, dimana RA kartini merupakan sosok perempuan yang disegani setiap sosok perempuan selain itu beliau selalu menjadi panutan bagi perempuan Indonesia,”demikian diawal sambutan camat Kasiman Arief Nanang Sugianto  S.STP

Acara Peringatan Hari Kelahiran Ibu Kartini Rabu 12/04/2018 yang bertemakan “Jadilah Kartini Yang Cerdas Dan Tangguh Di Era Digital “bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Kasiman Bojonegoro diikuti beberapa undangan yang terdiri dari Ketua TP. PKK Desa Se-Kecamatan Kasiman beserta anggota, Ibu Pengurus TP.PKK Kecamatan dan Ibu-ibu Muspika Kecamatan Kasiman.Selain sambutan camat juga sambutan diisi oleh Ibu Ketua TP. PKK Kecamatan  Ny. Erika Purbasari

Selanjutnya, menurut  Arief Nanang Sugianto  S.STP. RA Kartini dikenal sebagai pahlawan yang memperjuangkan harkat dan martabat kaumnya, banyak hal yang dapat dikutip dari perjalanan hidup Pahlawan Nasional ini seperti jadilah wanita Indonesia yang berilmu pengetahuan, mengisi pembangunan dalam segala bidang, serta jadilah pendidik dalam rumah tangga seperti yang diwariskan oleh RA.Kartini.

Gambar :Camat Kasiman Arief Nanang Sugianto S.STP bersama para undangan

Betapa pentingnya ibu bagi masa depan, perkembangan pendidikan, dan cara berpikir anak. Maka sebenarnya, kompetensi, karakter dan kemampuan literasi yang menjadi solusi kemajuan bangsa di abad 21 ini bisa ditentukan dalam keluarga. Namun apakah semua ibu memahami peran strategis itu?

Saat ini kebanyakan anak-anak hanya dicukupi kebutuhan sandang, pangan dan papan saja. Sementara kebutuhan pendidikan hanya dipatronkan pada lembaga pendidikan formal dan non-formal. Pendidikan anak zaman now juga dicukupi lewat alat-alat modern yang memanjakan anak dengan game dan berselancar di dunia maya daripada dunia nyata.

Padagal dalam keluarga, seharusnya orangtua “berhamba pada anak”. Tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan sandang dan papan saja, namun selain sangat diperlukan kebutuhan ilmu pengetahuan, memberikan contoh yang baik. Sebab, keluarga menjadi sekolah pertama bagi anak, dan yang paling berperan dalam hal ini adalah ibu.

Gambar :Peserta Undangan TP.PKK Se-Kecamatan Kasiman

Misalnya, ibu rajin memerintah anak salat, mengaji, dan belajar. Namun ibu sendiri jarang shalat, mengaji dan membaca buku. Padahal, pendidikan dengan memberi contoh, dan kefiguran itu lebih mengena daripada lewat sebuah perintah. Apalagi anak-anak sekarang lebih kritis dan berani menyalahkan ketika orangtuanya salah.

Ibu harus menangkap kebutuhan anak-anak “zaman now” melalui penguatan peran pendidikan dalam keluarga. Sebab, keluarga berkualitas akan melahirkan generasi bangsa berkualitas. Kegiatan yang mendongkrak kompetensi, karakter dan literasi sangat ditentukan keluarga. Ibu dan bapak harus sinergi membangun iklim dan budaya literasi sejak dini dalam keluarga.

“Setelah Bapak, Ibu sebagai guru pertama bagi anak, dan sudah seharusnya memahami karakter mereka, ketika ibu tidak memahami peran anaknya, akibatnya di dunia digitalisasi ini, ketika karakter mereka diabaikan,  maka anak anak yang telah  menguasai dunia digital, komputerisasi, internet dan segala macam bisa saja disalah gunakan kepada hal hal yang merugikan masa depannya sendiri, seperti mengenal  hal hal yang Porno dan Narkoba.Pengetahuan dunia maya ini kemudian direalisasikan di dunia nyata.” ungkapnya.

“ Sungguh betapa pentingnya peran ibu di sini untuk menciptakan keluarga sakinah mawadah  warahma, dan mewarisi penerus bangsa yang berkaraker mulia,”himbau Arief Nanang Sugianto  S.STP penuh harap diakhir sambutannya.

Selanjutnya, dipenghujung acara diserahkan hadiah dari berbagai lomba yang sebelumnya diadakan oleh TP.PKK Kecamatan Kasiman.(Ajas)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *