Bambang Terlempar ke Kadisparbudpora Begini Ceritanya

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Bambang Terlempar ke Kadisparbudpora Begini Ceritanya
SUMENEP-FORUM NUSANTAR

Ingatan public belum bisa terlupakan terkait kegiatan mutasi/rotasi dan pengukuhan kepada sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi/Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Selasa 7 Januari 2020 lalu.
Peristiwa itu masih membekas dan masih terasa di memory public dan meninggalkan penggalan –penggalan cerita yang kurang elok. Pasalnya, dari sekian nama PPT/JPT Pratama yang dimutasi/rotasi tertanggal 7 Januari 2020 berhembus isu dugaan intervensi atau cawe-cawe dari pihak Inspektorat Sumenep.

Behembus isu santer, jika tersodoknya, Bambang Irianto dari posisi Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, diduga karena ada rekayasa mosi tidak percaya yang diduga dihembuskan atau rekayasa oleh pihak oknum Inspektorat Sumenep.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, beberapa hari yang lalu Kepala Inspektur Sumenep ” R. Titik Suryati, SH., MH, membantah isu dugaan rekayasa mosi tidak percaya tersebut.
Yatik panggilan karibnya Titik Suryati, mengku bahwa untuk urusan mutasi tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan Inspektorat Sumenep.
“Maaf mas itu tidak benar, urusan mutasi tidak ada kaitannya dengan pemeriksaan Inspektorat yang dilakukan saatb itu,” katanya menepisnya.

Hal itu juga diperegas oleh Jufri Iraban pembantu wilayah V. Menurut mantan Irban III tersebut, terkait dengan pemeriksaan Kabid Dinas Pendidikan tersebut dalam rangka hanya pemeriksaan kegiatan disana (Disdik.red) “Ya, coba lihat saja barangkali disitu ada rekom dari saya Lha lihat saja apa ada rekomnya saya ?,”Tanya Jufri, balik nanya Jumat (13/3) di ruang kerjanya.

Saat ditanya tentang pemanggilan terhadap salah satu Kabid yang informasinya waktu itu ada tanda tangan dugaan mosi tidak percaya? Jufri mengatakan kalau terkait hal itu dirinya tidak tau. “Maaf, saya tidak tau, itu bukan urusan saya dan itu tidak ada hubungannya dengan persoalan mutasi tersebut (Kadis Diknas ke Kadis Parbudpora, red) ,” tegasnya.

Ditanya tentang pemanggilan terhadap Kabid tersebut dalam rangka apa? Jufri menepis itu bukan memanggil tapi pihaknya hanya memeriksa tentang kegiatan. “Wajar kan, saya hanya memeriksa dan bertanya Tanya tentang Diknas. Intinya, pemanggilan terhadap salah satu Kabid itu tidak ada hubungannya dengan mutasi/rotasi itu,” katanya.

Sementara itu menurut Herman Wahyudi, SH., menjelaskan tentang mutasi dan rotasi mengatakan bahwa, terlepas dari konteks isu dugaan rekayasa mosi tidak percaya tersebut proses mutasi/rotasi terhadap Bambang Irianto, diduga melanggar ketentuan pasal 132 PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Sebab Bambang Iriayanto Kadis Pendidikan saat itu baru menjbat beberapa bulan saja yang dalam aturan perundang udangan belum bisa dimutasi.
Karena kata Herman, didalam ketentuan pasal 132 PP 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS ditegaskan:

a. Pengisian JPT melalui mutasi dari satu JPT ke JPT yang lain dapat dilakukan melalui Uji Kompetensi diantara pejabat pimpinan tinggi dalam satu instansi
b. Mutasi sebagaimana dimaksud di atas harus memenuhi syarat :
– sesuai standar kompetensi jabatan dan
– telah menduduki Jabatan paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun
c. Pengisian JPT sebagaimana dimaksud di atas dilakukan melalui koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara.

“Sementara Bambang Irianto, baru menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, tertanggal tanggal 25 April 2019, baru kemudian pada tanggal 7 Januari 2020 dia dimutasi/dirotasi menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Coba dihitung berapa bulan itu, peraturan yang mana yang dijadikan acuan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, untuk memutasi/merotasi Bambang Irianto ini,. Dan inilah jika persoalan mutasi dan rotasi jabatan di pemkab Sumenep diawali dengan sesuatu yang salah, maka akan menghasilkan produk yang salah juga” ungkap Herman saat diwawancarai di Kantornya di Kaliagnet (21/3/2020). (lan)

Ket gambar Bambang Iriyanto mantan Kepala Dinas Pendidikan Sumenep yang sekarang dimutasi ke Disparpudpora.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *