Batu Proyek Keleleran, Pengendara Motor Jatuh

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Tumpukan batu material di desa larangan dalam

Pamekasan,FNnews.- Kondisi jalan poros kabupaten, desa larangan dalam kecamatan larangan kabupaten pamekasan Madura, kini tak nyaman dilalui, bahkan membahayakan pengendara yang melintas. Hal ini terjadi karena banyak tumpukan batu di pinggir jalan.(30/06/2018).

 

Ini peringatan bagi rekanan proyek infrastruktur agar tidak seenaknya menaruh material di pinggir jalan, Gara-gara tumpukan material yang ditaruh sembarangan, pengguna jalan kena imbasnya sehingga menabrak gundukan material itu hingga terjatuh.

 

 

Kecelakaan tersebut terjadi jumat malam (29/06) yang menimpa salah seorang wartawan Awas Bapak Alim(40) thn, Sebab di sekitar tumpukan material itu tidak ada rambu atau lampu penerang. Kejadian tersebut menimpa pengendara sepeda motor di Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan Pamekasan Madura.

 

Alim menuturkan kepada Forum Nusantara,” benar mas itu terjadi tadi malam saat saya(red) melintas karena gelap juga tidak adanya tanda di tumpukan batu itu, kaki dan tangan lecet juga pinggang saya(red) sakit akibat benturan batu itu,Karena batu proyek pembangunan plengsengan jalan diletakkan sembarangan, “tuturnya.

 

Lebih lanjut Alim menyampaikan,”Kejadian tersebut bermula ketika bebatuan pegunungan yang akan digunakan untuk membangun saluran irigasi diletakkan di tepi jalan yang menghubungkan Desa Larangan Dalam dan Desa yang lain karena merupakan jalan poros kabupaten. Cukup banyaknya jumlah batu membuat jalan yang seharusnya dapat dilalui dua kendaraan roda empat hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat. Ditambah lagi, batu tersebut diletakkan hampir separuh bahu jalan sepanjang kurang lebih 1 Km.

Banyak batu-batu besar yang mengisi ruas jalan poros tersebut Apalagi, tidak ada lampu di jalan tersebut.”tambah Alim.

 

Berdasar keterangan seorang warga setempat yang tidak mau namanya disebutkan membenarkan kejadian tadi malam itu.

“Memang benar semalam ada salah satu warga desa sini yang menjadi korban karena menabrak batu kali itu. Insiden pertama terjadi pada pukul 20.30.Wib. Namun luka korban tidak begitu parah. Cuma luka lecet dan agak bengkak disekitar lututnya karena benturan dengan batu. Setelah menabrak material tersebut, pengendara itu bisa pulang sendiri sambil menahan rasa sakit,”tuturnya.

 

“Kami selaku warga berharap kepada rekanan atau aparatur desa, apabila pembangunan  saluran irigasi masih lama supaya tumpukan batu sepanjang jalan desa kami untuk dipindah, agar tidak mengganggu pengguna jalan dan tidak memakan korban.”harapnya. (Mtr/Al)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *