Beredar Info Ada Jejak Harimau Dilingkungan Penduduk, Koramil 16/TP Lakukan Upaya Mitigasi

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Tapung, FNNews.com – Dengan adanya info keberadaan satwa liar (ex.Harimau) di wilayah Desa Karya Indah Kec.Tapung Kab.Kampar menimbulkan tanda tanya dikalangan masyarakat dengan kecemasan, apalagi beredar berita di media sosial yang mengatakan bahwa telah memakan korban.

Menyikapi hal ini, Koramil 16 Tapung melakukan patroli cek lokasi sekaligus sosialisasi mitigasi pencegahan konflik manusia dengan satwa liar (ex.Harimau).

Kegiatan ini dilakukan bersama tim relawan dari Yayasan Rimba Langit, salah satu mitra Kementrian KLHK, pimpinan Hari.

Danramil 16/Tp, Kapten Inf Taufik Sihombing mengatakan, “Kegiatan ini dilakukan sebagai counter opini yang beredar di media sosial bahwa keberadaan diduga satwa liar Harimau dengan ditemukannya jejak telapak kaki dan telah memakan korban.” Ujarnya.

Ditambahnya, “gara-gara berita tersebut banyak petani yang takut dan dikhawatirkan akan terjadi perburuan yang tidak sesuai aturan.” terang Kapten Inf Taufik Sihombing saat diwawancarai ditengah-tengah kegiatan patroli.

Dari hasil patroli dan pengecekan langsung yang dipimpin oleh Danramil 16/ Tapung, bersama Tim relawan dari Yayasan Rimba Langit menjelaskan, “atas keberadaan telapak kaki satwa Liar Harimau, disekitar penemuan pertama tidak ditemukan hewan itu. Mungkin karena hujan, jadi bekas tapak tergerus air, dan sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat adanya korban dan juga belum ada masyarakat yang kehilangan ternak berupa sapi atau kambing atau hewan ternak lainnya.”
Ungkap mas Hari, ketua tim Relawan.

Terkait tindakan mitigasi pencegahan konflik manusia dengan satwa liar telah diatur dalam undang-undang No 5 tahun 1990 tentang KSDAE.

“Harapan kita bersama agar masyarakat waspada dan tetap berhati hati ,kita berdoa agar Satwa liar Harimau tersebut kembali ke habitat nya di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim di Minas dan penanganannya serahkan kepada instansi terkait” tutup Danramil.

 

 

 

Reporter : MHasbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *