BWSS II Gelar Pelatihan Padat Karya Bidang SDA

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

GORONTALO FN News – “Pemerintah pada tahun ini memberikan perhatian besar dalam pengembangan proyek infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) yang bersifat padat karya. Diharapkan dengan pelaksanaan program padat karya akan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, sehingga terjadi pemerataan ekonomi ke pedesaan sekaligus untuk mengatasi kesenjangan, dengan berfokus program padat karya, pemerintah memberikan porsi yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur,” Papar Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II, Ir. Jeanne M Wagey, S.P1, saat membuka Pelatihan Padat Karya Bidang Sumber Daya Air (SDA) oleh Badan Pengembangan SDM Kementrian PUPR, Senin (19/2).

Jeanne menjelaskan, Menteri PUPR Basuki Hadimulyo menyatakan program ini akan langsung dirasakan dampaknya oleh rakyat kecil. Maka dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementrian PUPR selama 4 (empat) hari, mengadakan pelatihan yang merupakan Instruksi Presiden tentang padat karya serta identifikasi kebutuhan akan diklat yang telah dilakukan BPSDM tahun lalu.

“Dimana sebelum memprogramkan suatu diklat dilakukan roadshow ke wilayah kerja maupun workshop yang bertujuan untuk mengidentifikasi diklat-diklat yang dibutuhkan oleh daerah melalui setditjen Kementrian PUPR, yang bertujuan agar peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan yang mendukung tugas, terkait dengan padat karya bidang SDA pada daerah msing-masing,” jelas Jeanne.

Kepada seluruh peserta diklat Jeanne mengingatkan, pentingnya tugas-tugas bidang SDA terkait dengan instruksi Presiden tentang padat karya, maka di butuhkan tenaga yang mampu dibidangnya dan melalui beberapa tahapan dalam penyelenggaraan, perencanaan teknis hingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur bidang SDA.

“Diklat ini bertujuan agar peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan yang mendukung tugas terkait dengan padat karya bidang SDA pada daerah masing-masing,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *