BWSS II: Jaringan Irigasi Tersier di Desa Haya-haya Siap di Resmikan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

GORONTALO FN News – Provinsi Gorontalo merupakan salah satu wilayah yang program padat karya tunai-nya menggunakan dana dari anggaran Kementerian. Tahun 2018, Kementerian mengalokasikan anggaran infrastruktur padat karya, salah satunya untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

“Untuk tahun 2018 ini total anggaran mencapai sekitar Rp 33 Miliyar untuk 150 desa, salah satunya adalah jaringan irigasi tersier yang ada di Desa Haya-haya, Kabupaten Gorontalo yang akan diresmikan oleh Presiden RI, Jokowi,” ungkap Moh. Isnaen Muhidin, ST. MT, Kasatker Operasi dan Pemeliharaan pada Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II.Kesiapan jaringan irigasi tersebut kata Muhidin, sudah sejak awal januari kemarin, hanya tinggal menunggu peresmian oleh Bapak Presiden.

Isnaen mengatakan, lewat program padat karya ini diharapakan masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya, khususnya jaringan irigasi bagi Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) yang ada didesa tersebut.

“Dana untuk jaringan tersebut sebesar Rp 195 juta yang berasal dari APBN dan diberikan ke petani atau kelompok untuk mereka laksanakan,” ujarnya.

selain itu lanjut Muhidin, karena ini adalah padat karya juga ada program dari Kementrian lainnya, seperti Pertanian, kesehatan, dan lain-lain.

“Semua kegiatan disingkronkan dengan kegiatan dari kementrian lain, yang pasti untuk kami dari balai sudah siap sejak awal,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *