Dandim 0812 Lamongan Dinyatakan Melawan Hukum Oleh PN Lamongan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Hermawan Benhard Manurung (memakai Jas) saat melakukan pemeriksaan Setempat (ps) bersama Hakim dan tergugat Dandim 0812 Lamongan/dok. Junaedi Forumnusantara

SURABAYA-(FORUM NUSANTARA), Pengadilan Negeri (PN) Lamongan memenangkan gugatan perbuatan melawan Hukum (PMH) yang diajukan Danial Franky melalui kuasa hukumnya Hermawan Benhard Manurung Clan & Partner terhadap Dandim 0812 Lamongan.

Gugatan PMH itu terkait persengketaan sebuah obyek tanah dan bangunan di kec. Babat, Lamongan.

Obyek tanah tersebut sebelumnya diklaim sebagai milik dari TNI,kususnya Dandim 0812. karena dianggap sebagai tanah okupasi dengan berbekal surat STR.

Dalam putusannya,Ketua Majelis Hakim Menyatakan “rumah dan segala isinya dikembalikan kepada penggugat, tergugat terbukti melwan hukum plang papan nama tergugat harus ditiadakan tergugat dihukum membayar ke negara sebesar RP 6,7 juta rupiah.”

Atas putusan tersebut, Benhard mengaku sependapat dengan Majelis Hakim, menurutnya Bukti kepemilikan dari Klienya Franky lebih mempunyai payung hukum yang jelas karena berbentuk sertipikat.

” Jelas kami sependapat, Bukti kepemilikan Franky adalah sertipikat sedangkan Pihak tergugat (Dandim 0812) Cuma STR” ujarnya.

Diceritakan Benhard, awal terjadinya sengketa sampai Akirnya ia menempuh jalur Hukum di Pengadilan Negeri Klas 1 B Lamongan.

Danial Franky yang saat itu melakukan renovasi rumah didatangi segerombolan orang berpakaian loreng yang menenteng senjata.

Mereka mengaku dari pihak KODIM 0812 dan atas Perintah DANDIM mengusir para pekerja bangunan yang akan melakukan renovasi rumah secara paksa, Setelah itu mereka lalu memasang sebuah plat kecil bertuliskan mess (rumah dinas) disebelah samping pintu masuk serta memasang satu plang lagi bertuliskan tanah ini milik TNI dan segera menggemboknya.

Danial Frangky yang merasa sebagai pemilik tanah yang sah tak terima dengan tindakan oknum TNI tersebut , Ia lalu melaporkan kejadian itu ke POMDAM V/Brawijaya.

Tak hanya sampai disitu Franky kemudian melayangkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum pada KODIM 0812 ke Pengadilan Negeri PN Lamongan, setelah melihat alat bukti dan keterangan saksi, majelis hakim Akirnya mengabulkan dan memenangkan gugatan Franky.@Junaedi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *