DI DUGA ADD DESA DOYO MOLYO MENJADI BANCAAN

oleh


FN Lamongan : Di duga Anggaran Dana Desa (ADD ) Doyo Mulyo kecamatan Kembang Bahu yang bersumber dari APBN 2017 benar benar menjadi bancaan oleh beberapa oknum aparat desa tersebut ,sebut saja beberapa proyek pembangunan jalan berupa paving stone I,dengan pagu anggaran 190 juta,dengan volume 338 meter x 3,2 x 0,06m2 ternyata di duga hanya menghabiskan biaya 90 juta ,di temukan juga oleh tim I vestigasi Jatim Koruption Wacth (JCW ) program proyek ADD di desa yang sama yaitu pembangunan Jalan Rabat Beton tahun 2016 dengan anggaran 44 juta dengan volume 84,70 meter x 3,00 meter x 0,12 cm, ternyata menurut laporan msyarakat setempat hanya menghabiskan dana 4 juta,tidak heran jika beberapa fisik proyek tersebut lebih dari 50 persen hancur lebur,jelas kalau dilihat dari hasil pekerjaan tersebuta yang kurang berkwalitas sangat kuat adanya dugaan penyimpa gan dengan memar up anggaran tersebut,ujar Sugeng Raharjo, SH ketua JCW lamongan,lebih jauh sugeng sangat menyesalkan aparat penegak hukum yang ada di kabupaten lamongan kurang responsif terkait adanya laporan masyaraakat terhadap persoalan korupsi, untuk itu kami sebagai bagian dari elemen masyarakat tetap akan memposisikan diri sebagai lembaga pengawas terkait pelaksanaan program pemeritah yang di kucurkan ke seluruh desa yang ada di kabupaten lamongan, Pak sugeng biasa di panggil oleh rekan jurnalis meng harap kepada inspektorat kabupaten,Polres,kejaksaan,beserta komponen masyarakat untuk bersinergi memperantas dan me cegah tindakan korupsi yang di duga banyak di lakukan oleh sebagian besar kepala desa yang ada di wilayah Pemerintahan kabupaten Lamongan tegasnya ( ari)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *