Gubernur Jatim Lantik Penjabat Wali Kota Surabaya dan 4 Daerah Lain

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

3fa35fbf-b3dc-44b5-9c51-5500f19fbf2a_169Surabaya – Gubernur Jawa Timur Soekarwo, hari ini melantik Penjabat (PJ) wali kota Surabaya dan 4 daerah lainnya di Jatim yang masa baktinya sudah berakhir.

Kelima kepala daerah yang masa baktinya berkahir yakni, Wali Kota Surabaya-Wakil Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini-Wishnu Sakti Buana, Bupati-Wakil Bupati Ngawi Budi Sulistiyono-Oni Anwar, Bupati-Wakil Bupati Situbondo Dadang Widiarto-Rahmat, Bupati-Wakil Bupati Jember MZA Djalal dan Khusen Andalas dan Bupati-Wakil Bupati Gresik Sambari Halim-M Qosim.

Sedangkan 5 pejabat di lingkungan Pemprov Jatim yang dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati dan Wali Kota yakni, Nurwiyatno Pj Wali Kota Surabaya yang juga Inspektur Provinsi Jatim. Zainal Muhtadien Pj Bupati Situbondo yang juga Kepala Bakesbangpol dan Asisten Pemerintahan Setdaprov Jatim. Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim Supaad diangkat sebagai Pj Bupati Jember.

Kepala Badiklat Provinsi Jatim Akmal Budianti diangkat sebagai Pj Bupati Gresik. Serta Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim Sujono diangkat sebagai Pj Bupati Ngawi.

Pembacaan surat keputusan Menteri Dalam Negeri RI tentang pemberhentian bupati/wali kota dan pengangkatan Pj bupati wali kota disampaikan, Kepala Humas dan Protokoler Pemprov Jatim di acara Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pj Bupati Ngawi, Pj Bupati Situbondo, Pj Bupati Jember, Pj Bupati Gresik dan Pj Walikota Surabaya  di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (28/9/2015).

Kelima daerah tersebut akan menggelar Pilkada 9 Desember 2015. PJ bupati dan wali kota menjabat paling lama 1 tahun terhitung sejak dilantik pada 28 September 2015.

“Saya percaya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tugas dan tanggung jawab,” kata Gubernur Jatim Soekarwo saat memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan PJ kelima daerah.

Acara tersebut juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) ke lima daerah, mulai dari pejabat eksekuti dan legislatif serta dari kepolisian dan TNI hingga Kejaksaan Negeri.

“Saya percaya beliau (PJ bupati/wali kota) terus kerjasama yang ada, dan saya mendorong kerjasama yang ada.  Kekuatan kita kerjasama dengan forum komunikasi pimpinan daerah, silaturahmi dengan pimpinan dan anggota DPRD, untuk memperkuat DPRD fungsi pemerintahan,” kata Soekarwo saat memberikan sambutan usai melantik PJ Bupati dan Walikota.

Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo juga menyampaikan terima kasih kepada bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota yang menjabat dan berakhir masa jabatannya.

“Maka suasana menjelang pilkada yang kondusif dan tidak gaduh adalah tugas PJ, karena itu PJ mendatangi daripada didatangi DPRD, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” jelasnya.
(fat/fat)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *