Hasil Lelang Menurut Hasil Pokja dan Perpres

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

GORONTALO FN News – Sektor pengadaan barang dan jasa kerap kali menjadi sorotan sejumlah pihak, terutama dalam hal penentuan pemilihan penyedia. Hal ini ditanggapi Kepala Biro Pengadaan Setda Provinsi Gorontalo, Aris Ardianto.

“Saya tegaskan, dalan pemilihan ataupun penentuan penyedia tidak semua harga terendah kami menangkan. Karena ini merupakan hasil Pokja yang tidak bisa di intervensi oleh siapapun, dan mekanismenya diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres).Tidak saja itu lanjut Aris, sektor ini dilakukan pendampingan oleh KPK divisi pencegahan,” ungkapnya, Senin (23/4).

Aris menjelaskan, konteks pengadaan jangan hanya di lihat dari pemilihan penyedia “Mekanisme pengadaan bergerak, prosesnya dimulai perencanaan sampai pada proses penyerahan,” ungkapnya.

Dikatakannya, selain kepala Biro juga sebagai Kepala ULP, inti tugasnya adalah untuk menyeleksi calon penyedia di pengadaan, dan seperti dikatakan sebelumnya, tidak semua penawaran terendah di menangkan “Sejauh ini, saya amati secara grafik tidak seperti itu dominannya, justru Perpres mengamanatkan, penawaran terendah yang responsif dan bertangung jawwb,” tegas Aris.

Aris menambahkan, saat ini dinamika aturan terkait pengadaan terus berkembang, bila sebelumnya ada Perpres 54 Tahun 2010, saat ini sudah ada Perpres 16 tahun 2018.

“Pengadaan lebih mengarah ke eletronik katalog prosesnya, kemudian dari segi masa lelang waktunya lebih dipercepat mulai seminggu, 5 hari bahkan bisa 3 hari. Pemberlakuannya mulai 1 juni tahun ini, dan saat ini sudah mulai kita sosialisasikan seperti ke asosiasi-asosiasi,” pungkas Aris.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *