Menu Click to open Menus
Home » Hukrim » Ini Dia Daftar Terduga Nama Penerima Aliran Dana Korupsi E-KTP

Ini Dia Daftar Terduga Nama Penerima Aliran Dana Korupsi E-KTP

(653 Views) November 20, 2017 4:32 pm | Published by | No comment

Hans Suta

Forumnusantaranews.com

Kontroversi kecelakaan Ketua DPR RI Setya Novanto seakan membungkam gunung korupsi E-KTP. Berikut ini keterangan dari Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang kami terima di DPP-IPMMI terkait perkara korupsi proyek KTP elektronik atau e-KTP yang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 9 Maret 2017 sebagai berikut:

Daftar Nama Terduga Penerima Dana Korupsi E-KTP

Surat dakwaan JPU perkara korupsi proyek KTP elektronik atau e-KTP yang telah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 9 Maret 2017, memuat sederet nama berikut uang yang diterimanya.
Dakwaan jaksa untuk dua pejabat Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto, menyatakan uang pelicin itu ditebar untuk mendapatkan persetujuan anggaran dari Komisi II DPR, Irman dan Sugiharto selaku pejabat pembuat komitmen, bersama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.
“Terdakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain melalui proyek senilai Rp5,9 triliun,” kata Jaksa Irene Putri di persidangan tersebut.

Para terdakwa dan pengusaha Agustinus menebar fulus di kalangan Dewan dan pejabat Kementerian terkait. Terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum, dalam proses penganggaran dan pengadaan barang/jasa paket KTP elektronik karena mengarahkan demi memenangkan perusahaan tertentu.

Berikut adalah daftar nama penerima uang haram tersebut:

1. GF sebesar US$4,5 juta dan Rp50 juta.
2. DA US$2,7 juta, dan Rp22,5 juta.
3. DWS US$615 ribu dan Rp25 juta.
4. Enam anggota panitia lelang masing-masing US$50 ribu.
5. HF US$150 ribu dan Rp30 juta.
6. AU US$5,5 juta.
7. MMM sejumlah US$1,4 juta.
8. OD US$1,2 juta.
9. TL US$700 ribu.
10. MA US$1,2 juta.
11. AW US$108 ribu.
12. CH US$584 ribu dan Rp26 miliar.
13. GP US$520 ribu.
14. AGS selaku anggota Komisi ll dan Badan Anggaran DPR RI sejumlah US$1,047 juta.
15. MW sejumlah US$408 ribu
16. IM US$258 ribu
17. TE US$103 ribu.
18. TDj US$167 ribu.
19. MSHsejumlah US$23 ribu.
20. R, NAH, AMH, JA dan JJ selaku Kapoksi pada Komisi II DPR RI masing-masing US$37 ribu.
21. MN sejumlah Rp4 miliar dan US$13 ribu.
22. YL US$84 ribu.
23. KUW sejumlah US$400 ribu.
24. MJH sejumlah US$100 ribu.
25. AK sejumlah US$100 ribu.
26. AM, AI, AA, dan DM selaku direksi PT LEN Industri masing-masing mendapatkan sejumlah Rp1 miliar.
27. WB, Direktur Utama PT LEN Industri Rp2 miliar.
28. MA Rp20 miliar.
29. JM sejumlah US$14,880 juta dan Rp25 miliar
30. 37 anggota Komisi lainnya seluruhnya berjumlah US$556 ribu, masing-masing mendapatkan uang berkisar antara US$13 ribu sampai dengan USD18 ribu.
31. Beberapa anggota Tim Fatmawati, yakni JIT alias Bobby, EP, AN, WS, BA, D, dan K masing-masing Rp60 juta.
32. Manajemen bersama konsorsium PNRI sejumlah Rp137 miliar.

Selain diterima perorangan, JPU juga menyebut terdakwa memperkaya korporasi. Inilah perusahaan-perusahaan yang tercantum dalam dakwaan:

1. Perum PNRI menerima sejumlah Rp107,7 miliar.
2. PT SAP Rp145 miliar.
3. PT MLU, perusahaan induk PT SAP sejumlah Rp148 miliar.
4. PT LEN Industri Rp20 milia
5. PT S Rp8 miliar.
6. PT QS sebesar Rp127 miliar.

Ketua Ikatan Polisi Mitra Masyarakat Indonesia (IPMMI) Suta Widhya SH pada Senin (20/11) pagi di Jakarta berharap seluruh komponen masyarakat memantau kasus Mega Korupsi yang telah merampok APBN dan waktu produktif masyarakat dalam mengurus KTP yang telah dicangihkan dengan sistem E-KTP.

“Kami ingin penegakan hukum terkait korupsi E-KTP harus dikawal ketat. Jangan sampai ada tebang pilih apalagi bertujuan untuk hal-hal politis. Proses hukum terhadap Setnov harus dilaksanakan segera dengan persidangan setiap hari kerja (5 hari kerja). Ini bila Pemerintah Jokowi serius menjalankan Revolusi Mental bukan sekedar jargon politik.” Tutup Suta Widhya SH.

(Hans Suta)


Tags: , ,
Categorised in:

No comment for Ini Dia Daftar Terduga Nama Penerima Aliran Dana Korupsi E-KTP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *