Jadi Tersangka Insiden Penyerangan YTM, Defrizal Awunk Bebas Berkeliaran

oleh
Berkas YTM yang diobrak abrik massa Brutal
Berkas YTM yang diobrak abrik massa Brutal

AGAM, FN

Pasca penyerangan Yayasan Tanjung Manggopoh (YTM) tanggal 6 September 2017, beberapa hari setelah itu turunlah Penyidik Polda Sumatera Barat. Pihaknya melakukan penggeledahan ke lokasi yang telah di Police line oleh Polres Agam menyatakan lokasi tersebut sebagai status quo dan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas apapun dari pihak YTM.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, Penyidik Polda Sumbar mencari alat bukti dan asset kantor YTM, yang berupa dokumen dan barang – barang lainnya. Kemudian penyidik menemukan berkas dikediaman Defrizal Awunk, dengan berat berkas sekitar 40 Kg. Defrizal Awunk, diperiksa oleh penyidik.

Setelah diperiksa, Defrizal terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda Sumbar, setelah sebelumnya dilakukan BAP. Lalu, Penyidik Polda Sumbar melimpahkan kasus tersebut kepada Polres Agam. Namun kenyataan, kasus tersebut tidak di proses oleh Polres Agam sampai saat ini, walaupun sebelumnya pihak YTM sudah membuat Laporan Polisi (LP) kepada pihaknya.

Setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka, Defrizal tidak pernah ditahan dan tetap melakukan tindakan provokasi di lokasi YTM sampai saat ini. (Red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *