Jaksa Deddy Tunggu Instruksi Atasan Untuk lakukan Upaya Banding Kasus Narkoba

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Jaksa Deddy Arisandi (Kejari Surabaya) memasangkan borgol pada ketiga terdakwa Kasus Pesta Narkoba /dok.forum

SURABAYA – (FN), Vonis 2,5 tahun yang dijatuhkan Majelis Hakim pada ketiga terdakwa penyalah guna Narkotika, Jaksa Penuntut Umum JPU Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya mengaku tak akan lakukan upaya hukum banding apa bila putusan itu tidak kurang dari 2/3 tuntutan.

” kalau saya sih apa bila putusan itu 2/3 dari tuntutan saya tidak akan banding, tapi keputusannya tergantung pimpinan ” Kata Deddy saat dikonfirmasi di PN Surabaya, Rabu, 25/10/17.

Diketahui sebelumnya, Majelis Hakim yang diketuai Dwi Purwadi menjatuhkan Vonis ” borongan” selama 2,5 tahun pada tiga orang terdakwa yang kedapatan memiliki shabu-shabu sebanyak 3 (tiga) gram lebih.

Ketiga orang terdakwa tersebut yaitu, Yulaikah alias Ica (46),Ibu Rumah tangga warga Jalan Semampir AWS Gang III Nomor 38 , Gilang Ramadhan (22), warga Jalan Pulosari 67. Dan Nia Anita (19), gadis belia yang hanya mengenyam pendidikan SMP, Ia tercatat sebagai warga Wono Rejo RT.1 RW. 1 rungkut Surabaya

Kasus ini terbongkar saat ketiga terdakwa ditangkap oleh satreskoba polrestabes surabaya saat menggelar pesta sabu di rumah Yulaikah. 2/2/17 Lalu.

Jaksa Penuntut Umum Deddy Arisandi dari Kejari Surabaya berkeyakinan bahwa ketiga terdakwa telah lakukan kesepakatan atau mufakat jahat dengan Lukman Rismandanu baik saat lakukan transaksi maupun saat gelar pesta sabu, sehingga JPU mendakwa ketiga terdakwa dengan pasal 132 (Prekusor) permuafakatan jahat menyalahgunakan narkotika selain pasal 112, dan pasal 114 jo 127 Undang-undang Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat sidang dengan agenda tuntutan, Deddy menuntut Ketiga terdakwa dengan tuntutan “borongan” yakni tuntutan 4 tahun Penjara. Tak jauh halnya dengan majelis Hakim yang juga sepakat dengan menjatuhkan vonis borongan selama 2,5 tahun Penjara kepada masing-masing terdakwa.

” Menjatuhkan hukuman selama 2,5 tahun penjara kepada masing-masing terdakwa,” ujar ketua majelis hakim Dwi Purwadi di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (24/10/2017).

Fakta persidangan terungkap, Terdakwa Yulaikah alias Ica dan terdakwa Gilang Ramadhan Serta terdakwa Nia Anita mendapatkan Narkotika Golongan I jenis sabu dari saksi Lukman Rismandanu dengan cara menerima penyerahan sebagian Sabu yang dibeli oleh saksi Lukman Rismandanu kepada Dedy sebesar Rp. 500 Ribu Rupiah.

Dari tangan terdakwa, petugas berhasil menyita barang bukti berupa empat (4) klip plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat 1,19 gram. Juga sabu-sabu yang masih terdapat didalam Pipet kaca (alat hisap) dengan berat 2,34 gram , serta 3 (tiga) plastik klip kosong sisa sabu, sedangkan seperangkat alat hisap ditemukan didalam saku celana sebelah kanan dari Lukman Rismandanu , (terdakwa dalam berkas terpisah) yang telah ditangkap lebih dahulu oleh petugas.

Tak hanya sampai disitu, sebuah kartu ATM BCA, 2 (dua) sedotan plastik, 1 (satu) lembar bukti transfer BCA akan transaksi narkoba yang terdapat didalam Tas dan juga 1 (satu) buah Handphone merk Blacberry juga berhasil di sita dari genggaman tangan Lukman Rismandanu.
(Junaedi)


Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *