Jelang Pilkada Serentak, POLDA Gorontalo Netral

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

GORONTALO FN News -“Saya selakuKapolda Gorontalo menyatakan bahwa Polda Gorontalo beserta seluruh jajarannya Polres hingga Polsek netral dalam Pilkada yang sedang berjalan di wilayah Propinsi Gorontalo. Tidak boleh ada personel Polri yang terlibat dalam politik praktis, jika memang ingin terlibat maka sesuai dengan ketentuan yang bersangkutan harus mengundurkan diri dari Polisi,” tegas Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail MH, Senin (22/1)

Kapolda menegaskan, netralitas Polri dalam Pilkada sudah diatur dalam  pasal 28 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri yang menyebutkan bahwa Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Selain itu terkait netralitas Polri juga diatur dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri pada pasal 12  pada huruf c,d dan e.

“Setiap anggota Polri dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik; dilarang menggunakan hak memilih dan dipilih; dan/atau melibatkan diri pada kegiatan politik praktis,” Jelas Kapolda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK menambahkan, tugas Polisi dalam pilkada secara garis besar hanya ada 2 yaitu mengawal jalannya Pilkada sejak mulai pendaftaran hingga nantinya pelantikan Kepala Daerah Terpilihan agar tetap aman, lancar dan kondusif yang kedua adalah penegakkan hukum. Dan dalam penegakkan hukum tentunya selalu koordinasi dengan Centra Gakkumdu (Panwas/panwaslu, kejaksaan dan Polri).

Wahyu menuturkan, untuk menjaga netralitas maka para Pejabat Polri diberikan warning untuk membatasi diri dalam bergaul dengan para Calon Kepala Daerah baik dalam hal foto maupun kegiatan lainnya,

“Semua itu untuk menjaga agar Polri tetap Netral,” pungkas Wahyu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *