Ketua Gempa Abdus Salam Kecewa,3 Kepala Dinas Tidak menemui Pendemo

oleh
Aksi gempa didepan kantor DPKP

 

Pamekasan.FN,news.- Aksi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Pamekasan(GEMPA) Kabupaten Pamekasan,melakukan demo ke Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman, Inspektorat, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pamekasan, Senin(30/07/2018).

 

Dalam aksi tersebut sempat memanas dan terjadi beberapa kali saling dorong para pendemo dengan pihak keamanan, untuk mencoba menerobos barisan keamanan,  tapi hal tersebut sia-sia, para petugas kepolisian terus berupaya membuat berigade dan terus mengawal para aksi.

 

 

Ketua LSM Gempa Abdus Salam, dalam aksinya menyuarakan keadilan dan meminta secara tegas kepada beberapa dinas terkait untuk mempertanggung jawabkan atas pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK).

 

” Kami, datang ke sini untuk meminta kejelasan kepada dinas terkait. Kenapa sampai terjadi seperti ini, ada apa. Data-data yang terkesan ada permainan yang kami duga Fiktif seperti IUJK yang ilegal atau tidak terdaftar di PMP TSP,” Keluh Dussalam didepan Masa.

 

Dussalam(sapaan akrab) juga menuntut ke trasparansian segala bentuk pekerjaan dengan menggunakan papan nama, supaya menetralisir bentuk tumpang tindih pekerjaan. Dan juga meminta menghentikan bermitra dengan pihak kontraktor yang tidak bertanggung jawab.

 

” Kami minta tolong temui kami, keluar bapak Kadis DPKP,Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu, dan Kepala Inspektorat untuk bertanggung jawab terkait permasalahan ini,jangan paksa kami untuk masuk, dan jelaskan kepada kami semua persoalan tuntukan kami didepan masyarakat Pamekasan, “Teriak Dussalam dengan alat pengeras suara.

 

Aksi kali ini hanya dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,yang mau menemui pihak pendemo, itupun perwakilannya,Bapak Syaiful mengatakan bahwa bapak Kadis lagi perjalanan dinas ke Batumarmar,dan menjawab beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh ketua Gempa.

 

“Kebetulan saya yang melakukan   registrasi IUJK itu mulai 2017 bulan 10 dan saya kebetulan masih baru, dan untuk tahun 2015 -2016 dan 2017 sebelum bulan 10 saya tidak tahu pasti,saya kira mungkin untuk tahun 2015 sampai 2016 masih di Dinas DPKP  “tutur Syaiful didepan pendemo.

 

Dalam aksi kali ini, pihak kepala Dinas Permukiman dan kawasan perumahan dan Kepala Inspektorat tidak menemui pihak pendemo, sehingga dianggap kepala Dinas terkait oleh para aksi dianggapnya sengaja menghindar agar persoalan kali ini tidak tercium oleh Publik.

 

“Sampai kami rela berpanas panasan hanya menunggu Bapak Kadis DPKP dan kepala Inspektorat selaku kepala dinas terkait. Lalu kenapa mereka-mereka tidak berani menemui kami. Mari kami tangtang persoalan- persoalan ini, jangan menjadi seorang pemimpin yang pengecut,temui kami dan diskusi di depan masyarakat agar persoalan yang kami bawa ke sini ketemu titik permasalahannya,janganlah jadi seorang pemimpim yang pengecut”Pungkas Dussalam.

 

Persoalan tidak akan selesai sampai disini, karena persoalan ini akan kami bawa ke Kejaksaan,untuk segera di proses secara hukum.

 

” Kami sangat kecewa dengan Kadis DPKP dan Kepala Inspektorat yang tidak mau menemui pihak kami, jadi permasalahan ini akan kami laporkan ke Kejaksaan negeri Pamekasan,”tutup Dussalam.

 

Sampai berita ini dinaikkan pihak Kadis DPKP tidak bisa ditemui untuk dimintai keterangan terkait permasalahan ini.(mtr/hk)

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *