KORBAN PENGRUSAKAN TOKO KECEWA TERHADAP KINERJA PENYIDIK POLRES PELABUHAN MAKASSAR

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

MakassarFN.
Diera sekarang ini polri dituntut memberikan pelayanan prima kepada siapapun warga negara indonesi yang melaporkan kasus tindak pidana dan tidak pandang bulu. Seperti slogannya yang tertulis “Kami siap melayani anda dengan cepat, tepat, transparan, akuntabel dan tanpa imbalan”.
Slogan tersebut tampaknya tidak berlaku kepada Umrah SH. korban pengrusakan toko miliknya yang beralamat di jalan Butung No.48, Kelurahan Butung, Kecamatan Wajo. Kota Makassar. Umrah yang ditemui wartawan di salah satu warkop di makassar 23/9/17, mengaku kecewa sekali terhadap kinerja penyidik reskrim polres pelabuhan makassar pasalnya sejak tgl 28/11/16. LP/307/XI/2016/sulsel/Res Pelabuhan Makassar. dirinya melaporkan kasus ini sampai sekarang para pelaku pengrusakan toko miliknya belum tersentuh hukum dan masih bebas berkeliaran. “Saya sangat kecewa atas kinerja penyidik reskrim polres pelabuhan makassar sampai saat ini para pelaku belum ada yang di tahan masih bebas berkeliaran padahal saksi pengrusakan saat itu ada mantan kanit res Juma Ali, penyidik Brigpol Rusdianto, H. Tanzi (alm) dan saya Sendiri dan identitas para pelaku sudah diketahuinya, ada kesan polisi lakukan pembiaran… ada apa di balik semua ini”??? lanjut umrah kepada wartawan “Jika kasus ini belum ada titik terang dan para pelaku belum di tangkap maka saya beserta Ormas, Lsm dan mahasiswa akan melakukan unjuk rasa demo besar-besaran sekitar 500 orang dalam waktu dekat ini, slogan polisi itu sepertinya tidak berlaku kepada saya dan saya berharap kepada bapak kapolda sulsel mau menurunkan timnya untuk menyelidiki kasus ini” jelas umrah kepada wartawan Dengan nada kecewa.
Kapolres pelabuhan makassar AKBP.Said Anna Fauza, S.ik. saat hendak di konfirmasi 25/9/17. tentang kasus ini setelah wartawan menunggu hampir dua jam, melalui ajudannya menyuruh wartawan menemui Kasat reskrim Rustian Effendi, SE, S.ik namun sangat disayangkan kasat reskrimpun enggan dikonfirmasi melainkan menyuruh wartawan menanyakan langsung ke penyidiknya.
Penyidik kasus ini Brigpol Rusdianto saat di konfirmasi tentang kasus ini mengatakan “kasus ini sejak dilaporkan sampai sekarang masih tahap penyelidikan perlu pendalaman saksi-saksi pelapor dan saksi-saksi terlapor dan kasus ini pernah digelar di polda sulsel masih perlu tahap penyelidikan ” ketika ditanya tanggapannya rencana pelapor (umrah) akan melakukan aksi demo dalam waktu dekat, Rusdianto hanya menjawab “itu hak pimpinan menjawabnya”.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *