Lestarikan Permainan Rakyat, Kades Desa Sri Tanjung Adakan Lomba Gasing

RUPAT|BENGKALIS,FORUMNUSANTARANEWS.COM-Permainan rakyat yang sudah menjadi sebuah kebudayaan turun temurun yakni main gasing adalah salah satu permainan tradisional masyarakat pulau rupat, permainan gasing ini mempunyai seni keunikan tersendiri dari dulunya di pulau rupat ini Sabtu,12 januari 201 sore,pembukaan lomba gasing di desa sri tanjung. Dan lomba ini adalah awal Pertama kalinya baru diadakan di desa ini.

 

Lomba gasing ini juga dihadiri dari desa tetangga yaitu dari desa Teluk Lecah dan Desa cikngam ,tokoh masyarakat dan masyarakat itu sendiri.

 

Lomba ini langsung dibuka oleh kepala desa SriTanjung  Abdul Malik, SPdi, Dan sebagai ketua panitia penyelenggara Amran

 

Nenek moyang kita dulu pemainan gasing adalah salah satu pemainan tradisional oleh adat melayu khususnya di pulau rupat kabupaten bengkalis, ujar salah satu tokoh masyarakat yang dituakan di desa sritanjung ini.

 

Gasing ini juga ada 2 jenis  nama dan  model yg berbeda yakni gasing piring dengan model seperti piring besar dan tipis dan gasing botol dengan model putar tegak seperti botol.

Permainan gasing ini bukan dimainkan oleh kalangan bapak-bapak saja permainan ini juga disukai oleh remaja maupun anak-anak.

 

Harapan kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat kedepannya ingin seni budaya permainan gasing ini selalu berkembang khususnya untuk kalangan generasi muda supaya permainan gasing ini tidak punah dan dapat di lestarikan serta membudaya.

 

Kalau bukan kita yang melestarikan budaya seni gasing ini siapa lagi.kita tanamkan cinta budaya kita indonesia yang begitu banyak kesenian daerahnya.

 

Sesuai semboyan negara kita bhineka Tunggal Ika.walau kita berbeda beda tetapi tetap satu jua.begitu juga dengan seni budaya tiap suku daerah itu mempunyai ciri khas budaya dan seninya”.Ujar kepala desa sri tanjung Abdul Malik.Spdi mengakiri bincangnya

Reporter:Diana

Editor:Hafnipal


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *