Lintas Lembaga dan Masyarakat Kecamatan Pasean,Datangi Pengadilan Negeri Pamekasan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

 

 

Lima LSM dan warga kecamatan pasean melakukan aksi di pengadilan negeri pamekasan

Pamekasan,FN news.- Puluhan warga kecamatan Pasean mendatangi kantor Pengadilan Negeri Pamekasan,yang didampingi lima Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pamekasan,hari ini selasa (07/08/2018).

 

Lintas lembaga yang tergabung diantaranya,KOMAD,Forum Pemuda Pademawu,GEMPA,KOMNAS PKPU,dan GEMPAR, bersama warga Kecamatan Pasean,meminta kepada Pengadilan Negeri Pamekasan,agar dapat menjalankan amanahnya dengan baik,sehingga memberikan rasa keadilan tanpa pandang bulu,golongan dan latar belakang, sebagaimana kasus sengketa tanah yang ditempati sekolah SMK Negeri 1 Pasean,yang dalam hal ini masih dalam proses penetapan putusan Pengadilan Negeri Pamekasan.

 

Korlap aksi Ketua KOMNAS PKPU cabang Pamekasan  Zainal Fatah menyampaikan kepada awak media bahwa maksud dan tujuan datang ke pengadilan menuntut keadilan dan kepastian hukum.

 

“kami melakukan aksi dipengadilan Negeri Pamekasan ini mewakili warga masyarakat Pasean untuk kepastian hukum di Pamekasan ini,pastinya kedatangan kami bukan untuk menginterfensi tetapi mendukung secara moral terhadap pengadilan negeri Pamekasan,terkait sengketa lahan SMK Negeri 1 Pasean yang sedang dalam proses,yang insyaallah putusannya dilaksanakan tanggal 14 Agustus mendatang,tuturnya.

 

H.Zainal yang mendampingi dari pihak Narto yang telah melakukan penyegelan menjelaskan “sebenarnya pihaknya hanya melakukan Somasi pada SMKN 1 Pasean, guna duduk bersama pihak terkait untuk melakukan musyawarah supaya fasilitas dari Pemerintah tidak merugikan rakyat ( pemilik tanah sesuai data yuridis leter C ),Somasi tersebut agar ada tanggapan yang lebih serius dari pihak pemerintah, yang sesuai dengan UUD 45 dan UUPA Pemerintah yang tidak merugikan rakyat, ujar Zainal.

 

Zainal menambahkan “bahwasanya kesejahteraan aparatur pemerintah dibayar dari uang rakyat yang dikelola negara dan pemerintah wajib melayanj, mengayomi serta melindungi dari semua elemen masyarakat.Selain itu alat bukti sudah jelas, kalau lahan tanah SMKN 1 Pasean milik atas nama Rahmat Mujat yang kemudian selaku ahli waris ( cucu ) yang bernama Narto tidak pernah menjual ataupun dijual kepada siapapun,”tambahnya.

 

Seperti yang disampaikan oleh Haryanto SH selaku Kuasa Hukum dari Narto pihak pemilik lahan tersebut, mengakui kalau dirinya merasa penasaran terhadap aparatur Pemerintah dan pada anggota ormas yang merupakan salah satu dalang utama dibukanya Pintu Pagar SMKN 1 Pasean.

 

“Dengan ini kami tetap melakukan langkah – langkah sesuai dengan prosedur hukum sampai persoalan ini selesai, “tandas Haryanto.

 

Dari 5 LSM yang datang kepengadilan mendampingi pemilik yang sah dalam orasinya meminta,agar Bapak Hakim memenangkan penggugat sesuai dengan bukti letter c yang penggugat miliki.

 

” Aksi yang kami lakukan meminta dan menuntut dan memohon pada bapak hakim untuk memenangkan penggugat dalam sengketa lahan tanah tersebut, karena penggugat merupakan pihak pemilik lahan tanah yang sah yang sebagaimana tercatum dalam bukti Leter C Desa Tolonto Rajeh Nomer koher 302 persil 107b blok pao kelas VI luas 21.750 m2, serta meminta hakim untuk menghukum tergugat sebagai efek jera dan kepastian hukum, pungkas Korlap aksi Komnas PKPU. ( mtr/hk )

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *