Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Lolosnya Agus dari Lelang Jabatan Menyisakan Polemek Agus, Diduga Tersandung Kasus Pidana Pemalsuan Dokumen

Lolosnya Agus dari Lelang Jabatan Menyisakan Polemek Agus, Diduga Tersandung Kasus Pidana Pemalsuan Dokumen

(49 Views) Agustus 5, 2019 6:59 am | Published by | No comment

Ket gambar    :   Dari kanan   1.  Agustino Sulasno Kadis Perhubungan Sumenep dan 2. Subiyakto. SH.

Sumenep-FN. Terperangah,  Nama Agustino Sulasno bakal segera dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sumenep,  membuat Subiyakto geram, gemas dan terheran-heran. Dia kritik pelantikan karena harusnya, mutasi jabatan melalui seleksi terbuka (Lelang Jabatan) lebih kredibel dan akuntabel. Kalau dia lolos, jelas pelantikan JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) akan menimbulkan pertanyaantan besar dari banyak kalangan

“Terus terang saya kaget mendengar kalau ada pelantikan hasil asessment. Sebelum pelantikan itu digelar, saya dapat info kalau Kadishubnya yang akan dilantik Agustino Sulasni. Jadi saya spontan langsung dengan penuh emosi bahwa Agus ini bukan orang bersih, saya kenal betul siapa Agus, makanya sebelum ikut tes seleksi terbuka ini, sebelumnya, Agus saya laporkan ke pihak berwajib,” terang Subiyakto.

Lebih jauh, Yanto Panggilan akrabnya Subiyakto, Sustono Dkk termasuk Agus, sengaja dilaporkan ke Polres Sumenep terkait dengan kasus dugaan pemalsuan dokumen surat tanah yang masuk area lahan pembebasan Bandara Trunjoyo. “Ini sudah ada surat kuasanya dan ada akta jual beli tanahnya atas nama saya. Orang yang punya tanah ini adalah kakek saya yang sudah meninggal tapi, kenapa dimohon oleh Mantan Kadishub Sustono Dkk masih atas nama Kakek Saya yang sudah meninggal. Padahal surat kuasanya sudah atas nama saya. Bukti kuitansi pembelian juga ada,” ungkapnya.

Menurutnya, karena dapat kabar bahwa Agus akan mencalonkan atau ikut lelang jabatan sebagai Pimpinan OPD di Dinas Perhubungan.  Seharusnya orang yang dicalonkan tapi masih ada berurusan dengan hukum (berstatus terlapor) harusnya dicek dulu  rekam jejaknya. Sedang tersandung masalah hukum apa tidak?  “Kok bisa Agus lolos dalam proses seleksi administrasi dalam bursa lelang jabatan itu. Kenapa saya update status yang mengundang kontroversi publik terkait pelantikan sebagian pejabat itu, karena saya sudah dengar duluan siapa yang akan dilantik jadi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumenep. Jadi reaksi saya itu update status spontanitas saja bukan ada pesanan pihak tertentu,” pungkasnya.

Ironinya, bukankah Agus ini kapasitasnya masih sebagai terlapor dalam sebuah kasus pembebasan lahan Bandara Trunojoyo. “Lho, kenapa bisa lolos dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT). Kalau soal status Agus yang belum tersangka, ya silahkan ditanyakan pe penyidik kepolisian. Itu kan kewenangan penyidik. Hanya saja yang perlu digaris bawahi. Sekarang saya minta ke penyidik, kalau unsur-unsurnya berupa dua alat bukti sudah saya serahkan, saksi-saksinya sudah dipanggil untuk dimintai keterangan dan menyatakan tanah itu memang milik saya. Kenapa kok tidak dinaikkan status Sustono Dkk dijadikan tersangka. Jadi prosesnya kok masih berkutat di SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan). Kalau penyidik sudah siap, ayo kita gelar perkara !” tegas Yanto dengan panjang lebar menjelaskan.

Soal informasi yang banter beredar akan pihaknya akan dilaporkan terkait status FB itu karena diduga telah mencemarkan nama baik, Yanto malah menantang. “Monggo kalau mau dilaporkan. Saya tidak takut. Perlu saya tegaskan, saya tak pernah menyebutkan salah satu nama dalam status FB saya. ‘Agus pasti bayar’, bayar ke siapa, kan tidak saya sebutkan. Apanya yang mau dilaporkan. Kalau Agus lolos jadi Kadishub ini yang dimaksud status saya. Kok bisa dia lolos seleksi jadi Kadishub sementara yang bersangkutan (Agus, Red) juga masih tersandung kasus pelaporan dugaan pamalsuan dokumen kepemilikan tanah. Harusnya, dalam proses seleksi adminitrasi saja dia sudah gugur,” teriak Yanto, salah satu pemilik lahan yang belum dibayarkan.

Bahwa pengangkatan calon kepala dinas itu ditengarai bayar, tersandung kasus sebagai terlapor. “Ini kok bisa lolos. Bayar koma, bukan titik yah? Karena masih ada laporan terkait dugaan tindak pidana. Harusnya Agus diabaikan dulu dalam seleksi jabatan itu bukan malah diloloskan,” kicau Yanto di akun FBnya.

Sementara Kadishub Sumenep Agustino Sulasno yang baru dilantik ketika  dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan ke pihak berwajib tekait dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Subiyakto yang diunggah melalui FB akun milik Subiyakto. “Ya betul saya telah melaporkan ke pihak berwajib, karena dia Subiayakto telah mengunggah dan menuding saya memerikan bayaran  atas lolosnya saya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sumenep,” katanya. (lan/Al)


No comment for Lolosnya Agus dari Lelang Jabatan Menyisakan Polemek Agus, Diduga Tersandung Kasus Pidana Pemalsuan Dokumen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *