Menjaga NKRI Dan Pancasila Dari Gerakan HTI Dan Khilafah, Jadi Tema Acara Gus Nuril Arifin, Didukung Komunitas #KitaTidak Takut

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Menjaga NKRI dan Pancasila Dari Gerakan HTI Dan Khilafah Jadi Tema Acara Gus Nuril Arifin Didukung Komunitas #Kita Tidak Takut

 

 

Acara Ngobrol Bareng Kita Bersama Gus Nuril Arifin Bersama Komunitas #Kita Tidak Takut (KTT), Angkat Tema Menjaga NKRI Dan Pancasila Dari Gerakan HTI & Khilafah, Di Ponpes Soko Tunggal, (7/12/2018) Dok Guntur FN- Jakarta

JAKARTAForum Nusantara, Saptu (8/12/2018) Komunitas #Kita Tidak Takut ( KTT ) Jumat malam 7 Desember 2018, menyelenggarakan acara “Ngobrol Bareng Kita”, bersama Gus Nuril Arifin, bekerjasama dengan, Patriot Garuda Nusantara, Laskar Soko Tunggal, dan Love Jo. Acara yang mengusung tema menjaga NKRI dan Pancasila dari gerakan HTI dan Khilafah ini, berlasung di Ponpes Soko Tunggal, Jalan Sodong Utara 5 No 18, Cipinang, Pulo Gadung, Jakarta Timur (7/12)

Hadir sebagai Narasumber yakni Gus Nuril Arifin, Haidar Alwi, KH Muhamad Taufik Damas, Stanislaus Riyanta dan karyono Wibowo sebagai moderator. ” Susi Ferawati ” Pembina Komunitas #Kita Tidak Takut (KTT), salah satu penyelenggara acara “Ngobrol Bareng Kita” memaparkan bahwa, ” dirinya mewakili Komunitas ” KTT ” sangat berterimakasih sekali kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini, Insya Allah acara ini bisa menyambung tali silaturahmi kita antar seluruh anak bangsa yang mencintai Indonesia, NKRI dan Pancasila Bhineka Tunggal Ika. Paparnya Susi Ferawati

Susi Ferawati, Pembina (KTT), Bersama Bunda Yeni Verarika Kotto (Ketum LPJ Lintas Pendukung Jokowi) / (biru) yang ikut hadir dalam acara Ngobrol Bareng Kita

Susi Ferawati, menabahkan, ” Kami berharap kegiatan ini bisa memperkuat Visi dan Misi kita dalam menjaga NKRI dan Pancasila dari ancaman gerakan HTI dan Khilafah, yang sekarang ini sudah terlihat sangat menggangu perdamaian antar kita, sebagai saudara setanah air sebangsa dalam Negeri tercinta Indonesia raya ini, semoga kegiatan ini bisa memperkuat dan merapatkan barisan kita dalam menjaga keutuhan Bangsa dari ancaman khilafah dan gerakan HTI, sehingga Indonesia tetap bersatu dan damai, serta menjaga marwah dari para leluhur kita para Ulama kita, diharapkan kaum Nahdiyin dan kaum Nasional bisa bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan, kesatuan dan keutuhan NKRI serta bangsa ini. Ungkapnya Susi Ferawati

Susi Ferawati Pembina Komunitas #Kita Tidak Takut (KTT) Saat Acara Ngobrol Bareng Kita, di Ponpes Soko Tunggal, Cipinang Jakarta Timur (7/12/2018)

Tambahnya Lagi, ” kami berharap ditahun politik ini tidak terjadi kericuhan, semoga tetap terjadi perdamaian antar kedua kubu agar bisa saling mengikat persaudaraan tanpa ada saling menjatuhkan dan menyalahkan, menyadarkan diri kita tetap sebagai Rakyat dan Bangsa Indonesia, yang harus menjalin persatuan dan kesatuan demi Bangsa Indonesia, sebagai Negara Republik Indonesia yang beridiologikan Pancasila. Pungkasnya Susi Ferawati (Pembina Komunitas ” KTT ” #Kita Tidak Takut)

Ketua Umum Komunitas #Kita Tidak Takut (KTT) Raja Malau, Saat acara Ngobrol bareng kita di Ponpes Soko Tunggal, Cipinang Jakarta Timur (7/12/2018) Foto Dok Guntur FN-Jakarta

Ketua Umum Komunitas ” #Kita Tidak Takut ” (KTT) Raja Malau, mengatakan, ” Konsep awal ” KTT ” terbentuk artinya kita tidak takut, bahwa sesungguhya yang membuat takut untuk Bangsa dan Negara Interoransi, Wahabi, HTI, Anti Pancasila. Rencana KTT di bentuk adalah marwahnya disini, dari marwahnya di sini, maka kita kalaborasi dengan beberapa organ untuk membentuk acara ini, dan berharap agar tetap kembali bersama Pancasila, karena kami menganggap Pancasila itu Final, tidak bisa dirubah, tidak bisa di ganti. Disini kita berpendapat kenapa must Pancasila, kenapa musti Jokowi, karena dengan memilih Jokowi Pancasila pasti aman. Katanya Raja Malau

Raja Malau, menambahkan, ” saya rasa Prabowo itu sudah tidak masa lagi, katanya Raja, ” Karena mau tidak mau, suka tidak suka, mereka akan mengandeng orang-orang seperti itu, ” HTI, Khilafah dan sejenisnya, karena semua Islam yang berbasis Nasional, berbasis Pancasila sudah di kubu Jokowi, sebenarnya menurut kami, memilih Jokowi, bukan hanya sekedar memilih siapa Presiden, dan siapa yang menang, kami berpendapat memilih Jokowi adalah memilih Pancasila. Tutupnya Raja Malau

Sementara Gus Nuril Arifin, dalam keterangannya di sela- sela acara, mengatakan, ” Kegiatan ini, mengangkat dari rasa cintanya para anak- anak Bangsa, yang cinta demokrasi, cinta Pancasila, untuk menjaga Negara kesatuan Republik Indonesia, tidak boleh siapapun melaksanakan demokrasi tapi menolak Bangsa ini, siapapun yang menjadi Presiden kelak, kita harus siap konsekuensi untuk mendukungnya, saya ingin,” mantan -mantan Presiden yang ada di Indonesia ini, bisa mengambil contoh seperti yang terjadi di lakukan Presiden – Presiden Amerika, siapa yang menjadi Presiden, apa itu dari Republik, atau Demokrat, semuanya mendukung Presiden terpilih. di Indonesia kalau memang benar negara yang beradap, demi suksesnya Bangsa Indonesia, di bawah siapapun itu pimpinannya harus bisa mendukung. Katanya Gus Nuril Arifin

GUNTUR


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *