Minta Uang Urus Legalitas Lahan, Oknum Lurah Di OTT Polisi

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Pekanbaru, Riau. FORUMNUSANTARANEWS.COM – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru terjaring OTT (Operasi Tangkap Tangan) Polda Riau.

OTT terkait pungli (pungutan liar) pengurusan dokumen legalitas lahan tanah.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto ketika dikonfirmasi awak media (30/11/2018) membenarkan kejadian ini dan telah mengamankan pelaku beserta barang bukti.

“Ya betul. Pelaku diamankan dipolda utk proses sidik, tangan tersangka disita uang tunai sebesar Rp 33 juta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau.

Oknum inisial RM SE (Lk, 37 Th) diciduk dalam OTT yang digelar Polda Riau, Rabu (28/11) kemarin.

Diketahui RM SE ini merupakan oknum Lurah Sidomulya Barat Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.

Operasi Tangkap Tangan berawal dari laporan warga yang menjadi salah satu korban praktik culas RM SE.

Kepada pihak kepolisian, warga yang turut menjadi pelapor berinisial SF menyebutkan menjadi salah satu korban dugaan pemerasan dari oknum lurah RM SE.

Pemerasaan tersebut, saat sedang mengurus pembuatan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) milik SF.

“Pelaku meminta uang sebesar Rp 10 juta untuk membuat dokumen SKGR,” ungkapnya.

Laporan ini langsung ditindaklanjuti Sub Direktorat I Ditreskrimsus Polda Riau dengan mengatur upaya OTT.

Pelapor dan pelaku selanjutnya bertemu di Cafe Jakarta Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pertemuan tersebut dengan maksud memberikan uang yang diminta oknum lurah Sidomulyo Barat tersebut.

“Setelah melakukan pengintaian, tersangka ditangkap ketika menerima uang tersebut,” ujar Kabid Humas Polda Riau.

Tanpa mengulur waktu Kombe Pol Sunarto mengatakan, penyidik polisi segera melakukan pengembangan.

Dan terungkap bahwa sebelumnya tersangka juga sempat memeras seorang warga lainnya dengan nominal uang lebih besar, mencapai Rp 23 juta.

Sementara itu, oknum lurah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kini ditahan polisi guna proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan,” jelas Sunarto.

Lebih lanjut, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan praktik pungli oknum Lurah Sidomulyo Barat, RM SE (37 Th) menyebabkan dirinya terancam hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dengan pidana denda paling sedikit Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

 

Penerbit : M.Hasbi


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *