Menu Click to open Menus
Home » Daerah » MUSREBANGDES DESA KEBON AGUNG : HARUS BERDASARKAN MUSYAWARAH DAN MUFAKAT, BUKAN PEMENUHAN KEPETINGAN PRIBADI

MUSREBANGDES DESA KEBON AGUNG : HARUS BERDASARKAN MUSYAWARAH DAN MUFAKAT, BUKAN PEMENUHAN KEPETINGAN PRIBADI

(349 Views) Januari 26, 2019 4:22 pm | Published by | No comment

ABU ALI KADES KEBON AGUNG PADANGAN BOJONEGORO

Bojonegoro, Forumnusantaranews- Rapat musyawarah perencanaan pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan Sinergitas SKPD Desa Kebun Agung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu, (23/01/2019).Untuk  Program anggaran  tahun 2020,  dihadiri Forpimka kecamatan Padangan, Mahesa Gerindra Sekcam Padangan mewakili Camat karena berhalangan hadir,  Ruslan Bhabinsa Dsa Kebon Agung Mewakili KapolsekPadangan, Danramil, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, BPD, LPMD, Kadus, RT dan RW, juga SKPD salah satunya mencakup mulai Pendidikan, kesehatan, BPP Pertanian dan Koorsda Bangorejo .

Acara dibuka langsung oleh sambutan Kepala Desa Abu Ali, dalam sambutannya  menyampaikan sangat terima kasih dengan kehadiran seluruh satuan kerja perangkat Desa  (SKPD Forpimka kecamatan Padangan, dan kepada seluruh pihak yang terkait.

“Hasil Musrenbangdes bertujuan agar bermanfaat kepada masyarakat. Salah satunya yang diajukan nanti ada lima bidang yaitu  bidang pembangunan, bidang Pendidikan, bidang kesehatan, bidang pertanian, dan bidang gabungan. Semua ini diharapkan memberikan mamfaat dan kepuasan tersendiri kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kebun Agung,”papar Abu Ali.

Sebelumnya, ia memaparkan dana anggaran tahun 2019 yang  telah digunakan untuk pelaksanaan  Pembangunan Infrasruktur untuk desa Kebon Agung secara rinci.Bahwa Anggaran Tahun  2019 ADD : 699.234.500 BHP : 30.563.100 BHR : 10.074.000 DD. : 764.384.100  + 1.504.255.700.

GAMBAR : PESERTA NARA SUMBER MUSRENBANGDES

“Tujuannya agar masyarakat tidak hanya tahu Desa Kebon Agung ini mendapatkan anggaran untuk desanya 1.504.255.700 tanpa mengetahui  keperuntukanya untuk apa saja,”pungkasnya.

Menurutnya anggaran untuk tahun 2020 tetap berdasarkan usulan usulan yang nanti bisa menyentuh kepada masyarakat Desa Kebon Agung dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat, sehimgg bisa menggunakan anggaran Dana ADD dan DD. Tentu saja untuk pembangunan jalan atas dasar mufakat, dikhawatirkan ketika ada pelebaran jalan tersandung dengan tanah milik warga yang tidak menyetujui diambil tanahnya untuk pelebaran jalan.

“Jangan sampai usulan diterima kemudian terlanjur di RKPD, begitu akan dilaksanaan proyek, ada tuntutan dari warga pemilik tanah.Maka perlu diklirkan terlebih dahulu demi kebaikan bersama. Setelah klir hasil musrenbangdes Desa Kebon Agung yang di prioritaskan nanti di bawa ke Musrenbangcam kecamatan Padangan dan semoga apa yang di harapkan masyarakat bisa tercapai,”kata Kades Kebung Agung.

Mahesa Gerindra Sekcam Padangan yang mewakili Camat, juga menyampakan Musrenbang merupakan satu bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan. perencanaan pembangunan dilaksanakan dengan berpedoman kepada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan dilaksanakan dengan menggunakan lima pendekatan yaitu : (1) politik; (2) teknokratik; (3) atas-bawah (top-down); (5) bawah-atas (bottom-up).

Dengan system diatas itu dharapkan pembangunan bisa berjalan sempurna dan sesuai dengan harapan,”kata Mahesa Gerindra dengan menyimpulkan  lebih jauh pemaparan Abu Ali Kades Kebun Agung.

Disampaikan pula dalam sambutannya oleh Bhabinsa Desa Padangan Serda Ruslan, bahwa Musrenbangdes yang dilaksanakan ini merupakan agenda yang setiap tahunnya dilaksanakan disemua Desa di Kabupaten Bojonegoro lalu ke Musrenbang Kecamatan selanjutnya ke tingkat Kabupaten.

Diharapkan oleh Ruslan agar dalam Musrenbangdes bisa dihasilkan program-program yang betul-betul sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hasil musrenbang merupakan kebutuhan bukan keinginan pemenuhan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu saja, tapi harus betul-betul merupakan kebutuhan seluruh warga desa Kebon Agung. Pembahasannya harus merujuk pada program SKPD agar bisa kita perjuangkan baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Kita lihat mana program SKPD yang sangat kita butuhkan disini maka itulah yang kita prioritaskan dalam pembahasan supaya menjawab kebutuhan bagi pelayanan masyarakat,” kata Serda Ruslan Bhabinkamtibmas Desa Kebon Agung kecataman Padangan.(Ajas/Antok}

23 jJanuari 2019


Categorised in: ,

No comment for MUSREBANGDES DESA KEBON AGUNG : HARUS BERDASARKAN MUSYAWARAH DAN MUFAKAT, BUKAN PEMENUHAN KEPETINGAN PRIBADI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *