Pembukaan Festival Kuliner Nusantara Nasional Indonesia

oleh

Sumenep FN:Depan  Mesjid Agung Sumenep (13/7) gebyar pembukaan Festival Kuliner Nusantara Nasional Indonesia dengan ratusan stand yang berjejer ibarat barisan semut memukau dipandang pengunjung.

Malam tanpa gerimis karena kemarau menjanjikan sejuta nuansa mengiring seribu ceria peserta menyambut pembukaan Festival Kuliner Nusantara Nasional Indonesia, dengan iringan gamelan ketoprak khas budaya Madura.

Sepanjang jalan area festival sesak dari berbagai pengunjung dengan deretan pengawalan pihak berwajib, acara berlangsung aman, menyenangkan.

Sekian peserta dari berbagai provinsi duduk layaknya budayawan, di kursi sensasi benilai estetik, menyaksikan seksama dan menunggu pembukaan dimulai.

Nampak hadir Dr. Drs. KH. A. Busyro Karim, M. Si. , bersama Bunda Nurfitriyana Busyro Karim, selaku Bapak/ Ibu Bupati Sumenep, Wakil Bupati, Akchmad Fauzi bersama istri juga turut hadir, serta Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Ir. H. Bambang Heriyanto, M. Si, bersama ibu, selaku koordinator pelaksana festival kuliner, juga segenap instansi pemerintah Kab. Sumenep turut diundangnya.

Bupati dalam kata sambutannya memberikan gambaran tentang prestasi yang dicapai tahun sebelumnya, bahwa Kabupaten Sumenep, terkait kuliner tahun 2017,   dengan budaya masak campur bisa meraih prestasi memukau.

” Mungkin dari prestasi tersebut Sumenep dipercaya sebagai tuan rumah Festival Kuliner Nusantara Nasional Indonesia.”  Jelas Busyro.

” Ucapan tak terhingga kepada para peserta festival kuliner, yang menyempatkan diri menghadiri acara. Terutama kepada Bapak Guntur Sakti, kami ucapkan terimakasih.” Sambung Buya.

Di sisi lain Ir. Bambang Heriyanto, selaku koodinator pelaksana dalam sekapur sirih menjelaskan, bahwa acara ini diselenggarakan atas dipercaya Sumenep menjadi tuan rumah Festival Kuliner Tingkat Nasional. Dari kepercayaan yang dianugrahkan kepada Sumenep kami upayakan smaksimal mungkin berjalan sempurna.

Kami mengundang Shef Adi dan Shef Malinka sebagai shef terbaik nasional untuk memberikan yang terbaik, mengelola hasil produksi pangan kita menjadi masakan yang sempurna, meningkatkan budaya masak yang baik, juga meningkatkan ekonomi rumah tangga.

Tujuan ini mudah mudahan akan menjadi pegangan bisa menambah in come ekonomi keluarga serta menambah sensasi kreasi rumah tangga kita dalam sisi kuliner.”  Ungkap Bang Heriyanto dikenal banyak warga.

Pembukaan berakhir saat penyerahan kress hasil budaya Sumenep kepada Guntur Sakti oleh Bupati Sumenep. (Sim)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *