PENGEMUDI BECAK BERMOTOR DI SAMPANG BELUM MENTAATI ATURAN

oleh
Becak bermotor( Bentor)

Becak bermotor( Bentor)

H. Abd. Razak. SH. Spd anggota LPK P-2HI Sampang. Alat transportasi becak dan becak motor di Kabupaten Sampang masih cukup diminati oleh masyarakat ,saat ini becak berkembang dengan sebutan becak motor ( Bentor ),atau becak yang sudah dimodifikasi dengan ditempelkan mesin sehingga becak motor ini tergolong bertenaga mesin.

Jumlah becak dan becak motor di Kabupaten Sampang sudah mencapai puluhan bahkan ratusan , keberadaannya pengemudi sering melakukan pelanggaran , salah satu contoh menerobos lampu merah yang sedang nyala, kurang memperhatikan keselamatan pemakai jalan , terkesan semakin semarawut dan membuat tidak nyaman pemakai jalan lainnya.

Kepolisian Resort Sampang fungsi Lantas bersama dinas perhubungan beberapa bulan yang lalu pernah merazia bentor bahkan menindak dengan cara melepas peralatannya berupa mesin penyedot air, mesin becak yang terkena razia dikandangkan , hitungan hari dikeluarkan lagi dengan kesepakatan bentor diijinkan operasional lagi dengan jalur yang telah ditentukan, kenyataannya kesepakatan yang dibuat oleh pengemudi bentor ini terlupakan.

Pelanggaran lalu lintas terjadi karena pengemudi bentor merasa bebas dari aturan , seperti tanpa beban menerobos jalur dengan tidak memperhtikan faktor keselamatan dirinya maupun orang lain bahkan jika terjadi kecelakaan ringan seperti menyenggol kendaraan lain diselesaikan hanya saling ngotot dan atau permintaan maaf , banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi bentor diakui oleh Kaur Binops Lantas Polres Sampang Ipda Muhni.

Dishubkominfo Kab. Sampang Kepala bidang Perhubungan darat M. Fadli dihubungi via tilpon selulernya mengakui pengemudi becak atau bentor banyak melanggar rambu-rambu seperti di Traffic light namun penindakannya terserah Polisi , karena Dishub tidak punya wewenang menindak ,Fadli mengatakan kalau berbicara payung hukum sudah jelas bentor itu dilarang hanya tergantung Polisi ditindak atau tidak.

Pemegang kebijakan segera membuat aturan demi terciptanya keamanan , ketertiban dan kelancaran Lalu Lintas , dan atau instansi terkait bekerjasama dengan paguyuban pengemudi becak untuk memberi pengertian kepada anggotanya , sehingga merasa malu jika berbuat pelanggaran , jika hal yang sepertinya sepele namun namun dibiarkan oleh pemegang kebijakan , tidak menutup kemungkinan akan berdampak lebih parah, keamanan jangan hanya dibebankan kepada Polisi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *