Pj.Kades Karya Indah Berikan Himbauan Ke Masyarakat, Gandeng BKSDA Dan Pecinta Satwa Liar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


Tapung, FNN – Heboh dan viralnya dibeberapa media sosial dan dunia internet diberbagai media online serta cetak hingga bahkan televisi lokal maupun interlokal atas penemuan jejak kaki Harimau di Desa Karya Indah Kec.Tapung Kab.Kampar beberapa hari lalu.

Penemuan jejak itu pertama kali dilihat oleh warga setempat yang hendak melaksanakan aktifitas dan rutinitas keseharian. Sampai, jejak Harimau ini terlihat diberbagai tempat dan lokasi Desa Karya Indah.

Menanggapi hal ini, tentunya jajaran pihak Pemerintahan Desa Karya Indah yang dipimpin oleh Pj Kepala Desa, Rudi Andrico SH bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau dibantu oleh masyarakat setempat melakukan sosialisasi dan tanggap akan berkeliarannya Harimau alias ‘Datuk Belang’ (sebutan masyarakat kononnya) didalam pemukiman serta perkebunan penduduk Desa Karya Indah.

Rudi Andrico SH, Pj Kepala Desa Karya Indah saat dikonfirmasi (13/12/2019) mengatakan bahwa mengenai tenuan jejak Harimau di Desanya sudah memberikan himbauan dengan bersosialisasi terhadap masyarskat guna menghindari konflik antara masyarakat dan satwa liar tersebut.

“Dihina tegas kepada masyarakat Desa Karya Indah khususnya, agar waspada saat beraktifitas di perkebunan, ladang pertanian dan sebagainya.” Ujarnya.

“Jangan bepergian sendiri dalam beraktifitas diluar rumah. hingga dalam bidang perkebunan dan pertanian, agar selalu berkoordinasi dengan pihak desa dan BKSDA apabila melihat aktifitas Harimau tersebut. Dan jangan mengambil langkah main hakim sendiri terhadap satwa liar yang dilindungi itu.” Papar Pj.Kades Karya Indah.

Diakui Rudi, Pemerintahan Desa Karya Indah selalu berkoordinasi dengan Badan BKSDA Provinsi Riau hingga lanjut mensosialisasikan kepada masyarakat.

“BKSDA dan Tim Pecinta Satwa Liar sudah melakukan pelacakan pakai Drone, memasang kamera pengintai untuk melacak keberadaan Harimau tersebut, guna memastikan dimana dan kemana arah pergerakan Harimau itu.” beber Kades lagi.

Terkait hasil tindakan hingga saat ini, Pj Kades Karya Indah mengatakan, “belum ada hasil titik terangnya, namun dipastikan Harimau tersebut berpindah-pindah.”

Lebih lanjut menutup konfirmasi, dirinya menuturkan “dengan banyaknya video serta gambar terkait Harimau memakan korban yang banyak beredar dimasyarakat melalui media sosial, dapat dipastikan itu HOAX..!. Bagi penyebar berita HOAX, dapat dikenakan sangsi pidana melalui UU ITE..” pungkas Pj Kepala Desa Karya Indah.

 

 

 

**M.Hasbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *