Polres Madiun Gandeng BPKP Bongkar Skandal Korupsi KUR

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Akbp Ngadiman Rahyudi saat memberikan keterangan persnya, Sabtu,28/10/17. Dok. Forum nusantara

Madiun-(FN), Kasus dugaan tindak pidana korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus diselidiki oleh Unit Tipikor Polres Madiun. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk dimintai keterangan.

Menurut AKP Ngadiman Rahyudi, Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Madiun, pemeriksaan dua pejabat BNI beserta 12 saksi lainnya untuk melengkapi syarat perhitungan kerugian negara di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Jawa Timur.

“Kami juga sudah melakukan gelar perkara di Polda Jatim, karena mekanisme permintaan perhitungan kerugian negara ke BPKP harus melalui Polda,” kata AKP Ngadiman Rahyudi,.

Sebelumnya, penyidik tindak pidana korupsi Polres Madiun menemukan aliran dana fiktif Kredit Usaha Rakyat yang disalurkan BNI Cabang Madiun kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Galang Artha Sejahtera.

Akibatnya negara dirugikan hingga Rp 1,4 miliar. Modusnya, koperasi yang beroperasi di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun itu merekayasa data anggotanya sebagai pemohon kredit.

Para Anggota tersebut dibuat Seakan-akan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Padahal anggota koperasi tersebut banyak yang tidak mengajukan KUR. (Ben)


Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *