PUJIONO SUTIKNO : DEMI KE ADILAN PERJUANGKAN HAK SAYA…..!!!

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

 

Pujiono Sutikno (Tergugat)

KUHAP ( Keluar Uang Habis Perkara ) rasanya untaian kalimat inilah yang pas bagi negara kita, walaupun sejak era reformasi salah satunya yang selalu di dengung dengungkan adalah reformasi untuk subremasih hukum,tapi faktanya “ SUBREMASI HUKUM “ tidak lebih dari pepesan kosong belaka , hanya isapan jempol alias hembusan angin sorga, sebagaimana yang di tuturkan salah satu warga surabaya pujiono sutikno sang pencari ke adilan di negerinya sendiri,kepada media ini mengungkapkan…..mas sebenarnya saya sudah capek,tapi demi ke adilan terpaksa saya harus lakukan langkah langkah untuk melawan ke tidak adilan,perlu masyarakat tahu saya merupakan korban oknum hakim yang tidak menggunakan akal sehat,yang telah memutus perkara perdata saya , untuk itu saya telah menunjuk pengacara untuk melakukan upaya hukum,untuk lebih jelasnya silahkan anda konfirmasi ke pengacara saya,ungkapnya.

Di waktu dan tempat yang sama saat media ini konfirmasi ke pada kuasa hukum Pujiono, Siti Utami, SH menandaskan “ Bahwa upaya banding klen kami optimis berhasil berdasarkan fakta fakta hukum yang ada, menyimak putusan pengadilan negeri Surabaya pada gugatan perdata no 456/2014,saya berpendapat putusan ini sangat berlebihan,karena majelis hakim memutus perkara ini berdasar hukum yang sudah tidak berlaku,dan saya hubungkan dengan bukti bukti jual beli tahun 1992 yang di miliki pujiono sesuai dengan hukum adat syah alias tidak melanggar aturan,karena jual beli tersebut silsilahnya telah tercatat dengan baik pada liter C yang terdiri dari petok D no.700 seluas lebih kurang 7.780 m2 berlokasi wilayah kelurahan kalisari Damen kecamatan molyorejo yang terdiri dari beberapa nomer persil 46 luas 177 Ha,dan terdiri dari persil 53,64,46,56 dan 64 seluruhnya berasal dari widodo widiarto,dan silsilahnya sudah tepat pada buku liter C yang ada di kelurahan kalisari, sedangkan yang di klim Asifa yang di beli dari atas nama dan berasal dari   H.ABD RAHMAN dari petok D 402 persil 69 seluas 2310 m2,yang beruba menjadi petok D.no 403 itu tidak tercatat dalam buku liter C, sesuai sporadik yang di ajukan penggugat yaitu Asifa sebagai dasar permohonan hak ( SHM )belum dapat di pakai sebagai dasar penguasaan hak orang lain,jika sporadik tidak sesuai dengan buku liter c maka perbuatan saudari penggugat tidak di benarkan bisa di katakan melanggar pasal 263 KUHP,walaupun langkah penggugat di katakan menang oleh pengadilan negeri surabaya,saya harap hakim harus jeli dalam menyikapi perkara banding ini, jika hakim jeli dan teliti dalam permohonan banding , maka tanah klien kami tetap tidak akan ber kurang sesuai dengan petok D no 700, karena putusan hakim sekarang yang di menangkan Asifa tetap tidak bisa di jalankan ,karena setiap tanah petoknya yang berbeda maka letak tanah juga pasti berbeda,Asifa tidak dapat mengampil petok tanah yang lain, dan saya optimis langkah banding kami pasti menang ungkapSiti Utami ( has )


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *