PUTUSAN HAKIM BANYAK KE JANGGALAN

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

R. Tomy SuryoSurabaya FN – Di tempat dan waktu yang sama R. Tomy Suryo pegiat Pemerhati Keadilan, Kebenaran dan Kejujuran, menandaskan bahwa “ Kompetensi saya sebagai pemerhati  masalah ini perlu saya jelaskan terkait dampak putusan pengadilan negeri surabaya, setelah saya tela ah tidak mencerminkan sebuah ke adilan,dan sangat mengherankan hakim telah menerapkan pertimbangan hukum yang sudah tidak berlaku yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia no 10 tahun tahun 1961 tentang permohonan hak, mestinya yang mulia hakim harus menerapkan pertimbangan hukum PPRI no 24 tahun 1997, kejanggalan berikutnya adalah hakim tidak melihat pada pokok perkara 778 m2, juga di temukan pelanggaran surat edaran dari Mahkamah agung no 2 tahun 2014, sangat jelas dalam surat edaran tersebut pada ponit 1 menjelaskan bahwa penyelesaian perkara pada tingkat peradilan  pertama harus di selesaikan paling lambat lima bulan, ternyata di selesaikan dua belas bulan, pertanyaan besarnya kalau etos kerja hakim seperti ini apakah masih mempunyai integritas tinggi..? dengan nada tanya, lebih jauh Tomy Suryo  ( Purn ) intitusi seragam coklat ini,  menemukan fakta  terkait kwitansi  jual beli  patut di duga ada tanda tangan palsu dan rekayasa yang sudah di uji kebenaranya melalui labolatorik kriminalistik POLRI, intinya berbicara masalah kwitansi saja sudah jelas banyak kejanggalan, di duga ada rekayasa yang di kondisikan sedemikian rupa . tegasnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *