RATUSAN MASA GARDA PEMBELA NKRI AKSI DEMO , TANGKAP DAN PENJARAKAN ” TOKOH ” SENGKUNI

oleh

RATUSAN MASA GARDA PEMBELA NKRI AKSI DEMO , TANGKAP DAN PENJARAKAN   ” TOKOH ”  SENGKUNI

Foto dokumentasi FN Jakarta , kamis 26/4/2018 AKSI DEMO MASA ” GARDA PEMBELA NKRI ” Taman  ASPIRASI MONAS.

JAKARTA  –  forumnusantaranews. com , Jumat 27/4/2018 Ratusan Masa GARDA PEMBELA NKRI Adakan AKSI DEMO di TAMAN ASPIRASI MONAS seberang Istana Negara , pada kamis sore kemarin 26/4/2018 .

Koordinator Aksi Demo ” GARDA PEMBELA NKRI ” Andreas benaya , mengatakan terkait ada nya Statement ” dari Tokoh ” yang biasa di sebut masyarakat di Negri ini sebagai seorang ” TOKOH ” Reformasi , yang telah melontarkan statement tentang Partai – Partai Allah PAN , GERINDRA & PKS dan di luar Partai itu adalah Partai Setan , yang di ucapkan “Amin Rais” Pada tanggal 13 April 2018 .

Ucapan semacam itu sangatlah tak pantas di ucapkan oleh seorang yang di sebut sebagai TOKOH Reformasi , yang seharusnya dapat di jadikan sebagai panutan, contoh & figure bagi generasi di zaman ini dan yang akan datang .

Tokoh Reformasi  yang satu ini sering kali melotarkan statemen – statemen yang mengadu domba yang selalu saja meresahkan masyarakat justru malah semakin meracuni dan malah semakin menjadi – jadi , yang seperti haus kekuasan , sosok figure seperti ini lebih pantas  bila di sebut SENGKUNI karena selalu menimbulkan polemik , keresahan merusak kedamaian yang bisa menimbulkan perpecahan .

Oleh karena itu kami GARDA PEMBELA NKRI lakukan Aksi Damai, mengundang semua anak Bangsa  , kami GARDA PEMBELA NKRI Sangat mengecam Keras ucapan seorang yang di sebut sebagai TOKOH Reformasi namun lebih pantas di sebut SENGKUNI , dalam tuntutan Demo Aksi kami ini kami mendesak , TNI & POLRI agar segera menangkap & memenjarakan SENGKUNI ” jelas nya , Andreas Benaya.

Foto Dokumentasi – FN Jakarta Aksi Teatrikal mengusung keranda, Aksi Demo ” GARDA PEMBELA NKRI ” Kamis 26/4/2018 di Taman ASPIRASI MONAS .

Aksi di warnai juga oleh pentas teatrikal peserta aksi dengan pengusungan keranda yang berarti wafatnya ahklag seorang anak bangsa dengan menyayikan lagu “Gugur bunga” , Aksi juga di tandai dengan pengumpulan petisi .

 

 

 

Hingga berakhir Demo , Aksi berjalan Damai dengan pengawalan petugas personil Kepolisian dan masa peserta aksi membubarkan diri dengan tertib tanpa ada timbul gejolak dari Aksi masa , namun Andreas Bedaya , selaku kordinator Aksi Demo GARDA PEMBELA NKRI , megatakan pula akan terus melakukan Aksi Demo susulan dengan menambah jumlah personil masa lebih banyak lagi apa bila  TNI & POLRI tidak segera menangkap dan memenjarakan Sang  ” TOKOH ‘ SENGKUNI . GUNTUR


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *