SDN Unggulan Karanggeneng Peduli Lingkungan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Forumnusantaranews.Lamongan : Dalam rangka agar Siswa dan siswi lebih mengenal serta menyayangi lingkungan dan alam sekitarnya, kegiatan yang sangat bernilai positif dilakukan oleh para pendidik serta Siswa-siswi dari kelas Tiga sampai kelas Enam  Sekolah Dasar Negeri Unggulan Karanggeneng Kabupaten Lamongan.

Dimana SDN Unggulan yang berlokasi di jalan Raya Karanggeneng nomor 35 Kecamatan Karanggeneng tersebut sudah mengaplikasikan kegiatan siswanya bisa mengetahui dan memahami akan arti betapa pentingnya memelihara lingkungan sekitar agar lebih asri dan sejuk.  Lingkungan sekolah sudah dilakukan penanaman beraneka bunga dan pepohonan, pembuatan Tamansari yang dipadukan dengan pemeliharaan ikan air tawar dilokasi sekolah, sehingga anak didik bisa memahami betapa perlunya menjaga serta merawat alam sekitarnya sebagai kesatuan ekosistem yang utuh.

Bahkan kegiatan ekstrakurikuler tetap dipertahankan agar kelak jika siswa sudah dewasa apa yang telah dipelajari disekolah bisa diterapkan.

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 5 Maret 2020 SDN Unggulan Karanggeneng melaksanakan kegiatan bertema Peduli Lingkungan yang diikuti oleh seluruh Pendidik dan Siswa-siswi kelas tiga sampai kelas enam, tepatnya di Pantai Mangrove Kabupaten Tuban. Sengaja kegiatan tersebut dipilih pada lokasi pantai yang panas karena akan dilakukan penanaman bibit pohon mangrove serta bibit pohon cemara.

 

Kegiatan diluar lingkungan sekolah ini dilatar belakangi agar para Siswa-siswi mengenal lebih dekat serta memahami betapa perlunya generasi muda kelak sudah memiliki bekal untuk menjaga kelestarian alam lingkungan sekitarnya, terutama penyelamatan pantai agar tidak terjadi abrasi. “Kami sengaja membawa kegiatan ini ke lokasi pantai baik unsur Pendidik maupun siswa-siswi Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng untuk memiliki rasa peduli terhadap lingkungan agar mereka mengerti betapa pentingnya menanam pohon sebagai pelindung dipantai”. Menurut Sunoto, selaku kepala sekolah SDN Unggulan Karanggeneng.

Kepala Sekolah SDN Unggulan Karanggeneng. (Sunoto, S.Pd.M.Pd)

Dalam kegiatan bakti lingkungan para pendidik/guru Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng menjadi garda terdepan sebagai suri tauladan bagi para siswa didik, Tut Wuri Handayani, Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madyo Mangun Karso, adalah sangat tepat sebagai landasan dalam mendidik.

Keberadaan para pendidik ini sangat kompak dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Mereka sebagai motivator yang sangat handal di SD Unggulan yang sangat mereka banggakan. Sebagai motivator dalam mencintai lingkungan bagi para siswa-siswinya.

Baik dalam kegiatan ekstrakurikuler yang ditanamkan pada para siswa dalam kegiatan Pramuka setiap hari Jum’at adalah bentuk betapa terarahnya sistem pendidikan yang diprogramkan Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng Kabupaten Lamongan ini. Menurut kepala Sekolah yang sangat rajin datang pagi dan menunggu siswanya dipintu masuk sekolah,Sunoto. “Kami sangat menekankan agar semua siswa mengikuti kegiatan Pramuka yang kelak mereka menjadi pemimpin bangsa jiwanya sudah tertanam rasa cinta tanah air, nilai kebangsaan sudah dipatri sejak dini, dimana Pramuka itu sendiri bermakna berjiwa muda yang suka berkarya, berkarya untuk dirinya dan untuk bangsanya,” ujarnya bersemangat.

Penanaman bibit Cemara dilaksanakan dipantai Cemara kabupaten Tuban.memiliki tujuan yang sangat positif disamping bisa menikmati keindahan pantai langkah yang kedua adalah penanaman bibit Cemara dengan tujuan membawa manfaat untuk kelestarian alam pantai. Disamping sebagai usaha reboesasi yang berkelanjutan juga sebagai silter udara pantai yang terkenal panas. Juga sebagai penahan abrasi air laut, karena pohon Cemara merupakan pohon Evergreen yang daunnya jarang mengering dan usianya bisa mencapai ratusan tahun serta kuat dari hempasan angin.

Melaksanakan pembersihan sampah disekitar pantai Cemara Kabupaten Tuban, sudah banyak ditemui disekitar pantai banyaknya sampah yang berserakan yang merupakan pemandangan jika wisata kedaerah pantai. Banyak sampah plastik, sisa bungkus makanan dan minuman, yang berupa botol maupun gelas plastik yang dibuang begitu saja dari para pengunjung yang kurang sadar akan pentingnya kebersihan pantai sebagai tempat wisata, sehingga keberadaan pantai yang semestinya indah dan bersih menjadi lokasi yang tidak asri lagi, sehingga kurang sedap untuk dipandang. Disini para gugus Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng peduli untuk menjadi pasukan sapu bersih sampah di pantai Cemara Tuban.

Kampanye Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS), Gerakan sadar lingkungan ini dimulai dari jenjang Sekolah Dasar sampai Sekolah menengah atau sederajat. Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng telah melaksanakan dari 18/02/2020 yang merupakan kegiatan sosialisasi. Berpijak pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.52 tahun 2019. Tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah yang merupakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjenjang dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Gerakan PBLHS memiliki tujuan untuk mewujudkan perilaku warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta upaya dalam mendukung ketahanan bencana warga sekolah. Menurut Kepala Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng, Sunoto, “Kampanye Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah ini akan di integrasikan dengan Program Adiwiyata, dimana Adiwiyata itu merupakan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Daerah atau Propinsi  pada sekolah yang telah berhasil melaksanakan GPBLHS dan semoga Sekolah Dasar Unggulan Karanggeneng yang kita banggakan ini bisa berhasil untuk mencapainya, Amien”. Sambungnya.

 

Kegiatan Studi Tour ke Candi Borobudur, guna mengetahui lebih dekat kebudayaan yang bernilai historis tinggi dimasa lampau. Betapa hebatnya kebudayaan seni pahat batu yang sangat mengagungkan dimiliki oleh para leluhur bangsa Indonesia. Disamping mempraktekkan keterampilan berbahasa Inggris kegiatan yang dilaksanakan tanggal 11/02/2020 tersebut sangat membanggakan karena siswa mampu berkomunikasi dengan warga asing / turis mancanegara dengan menggunakan bahasa Inggris. Banyak kegiatan yang bisa mendukung pada proses belajar mengajar disamping kedekatan antara para pendidik dengan para orang tua siswa. Menurut Sunoto, “Adalah sangat diperlukan adanya komunikasi yang inten antara guru kelas dengan para orang tua siswa agar jika ada kekurangan yang dimiliki siswa guru kelas bisa berkomunikasi dengan cepat bisa melalui tatap muka atau saya anjurkan untuk membuat semacam Group WA”, pungkasnya. /Arie FNnews


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *