Menu Click to open Menus
Home » Daerah » Sinergi Atasi Karlahut, Koramil 16/TP Dan Polsek Tapung Ambil Sikap

Sinergi Atasi Karlahut, Koramil 16/TP Dan Polsek Tapung Ambil Sikap

(21 Views) Agustus 10, 2019 12:00 am | Published by | No comment

Reporter : M.Hasbi

Kampar, Riau | FORUMNUSANTARANEWS.COM – Memasuki pertengahan tahun 2019 ditandai dengan musim dan cuaca ekstrim kemarau dibeberapa daerah, hal itu diperkirakan dapat menyebabkan lahan menjadi kering dan mudah terbakar.

Menyikapi hal tersebut, Danramil 16/ Tapung Kapten Inf Taufik Sihombing  bersama Kapolsek Tapung Kompol Sumarno memerintahkan  jajaran untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan korporasi yang mempunyai lahan.

Tentunya, guna tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik itu lahan perumahan, pertanian maupun perkebunan. “Bila perlu datangi Satu satu kerumahnya.” tegas Danramil Tapung.

“Sinergitas Koramil dan Polsek ini di wujudkan saat kegiatan Pendinginan di lahan yang masih berasap bekas kebakaran. karena lahan yang jenis gambut tebal berada dilingkungan Jalan Cendawasih dan Jalan UKA Desa Karya Indah Kec.Tapung.” jelas Kapten Taufik.

Senada, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno menjelaskan, “Himbauan tentang karhutla merupakan permasalahan yang menjadi atensi bersama,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam mengantisipasi karhutla terjadi di wilayah Kecamatan Tapung, maka dinilai perlunya kerjasama dari masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat menimbulkan kabut asap serta dampak lainnya dari pembakaran lahan tersebut.

“Pihak TNI-Polri saat ini menilai penting untuk melakukan sosialisasi dan edukasi tentang larangan dan bahaya kebakaran lahan kepada masyarakat,” ucap Kapolsek.

Ia (Kapolsek, red) menuturkan, bentuk dari sosialisasi itu dilakukan dengan pemasangan spanduk-spanduk di beberapa titik dan melakukan patroli secara rutin.

“Selain spanduk, kami juga sudah berkoordinasi dengan aparatur desa setempat dalam menegaskan sosialisasi bahaya dari ancaman serta sanksi hukuman bagi siapa saja yang kedapatan dengan sengaja melakukan pembakaran lahan,” beber Kapolsek Tapung, didampingi Kapten Inf Taufik Sihombing.

“Pelaku pembakar lahan dapat di jerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda setinggi-tingginya Rp 10 miliar rupiah.” sebut Marno (panggilan Kapolsek, red).

Ditutup Kapolsek bersama Danramil 16/Tp saat dikonfirmasi wartawan (09/08/2019), “Selanjutnya bekas areal terbakar ini akan diselidiki atas terjadinya kebakaran tersebut oleh tim Satgas Karhutla Tapung.” pungkasnya.


Categorised in:

No comment for Sinergi Atasi Karlahut, Koramil 16/TP Dan Polsek Tapung Ambil Sikap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *