Soroti Lelang Proyek, Helmi: Harga Rendah Kadang Tidak Selesai Pengusaha Rugi

oleh

GORONTALO FN News – “Dalam menentukan pemenang lelang proyek, panitia jangan hanya melihat harga yang terendah tapi harga yang wajar,” ujar Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, H Helmi Adam, Kamis (4/1).

Aleg PKS ini menyoroti kinerja Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam hal lelang proyek yang menurut pengamatannya, hampir setiap tahun anggaran penentuan lelang cenderung di lihat dari pelelang yang terendah harganya.

“Akibatnya apa? para kontraktor berpacu untuk menawarkan sampai level rendah bisa diatas 25 % dr pagu bhkn ada yang sampai 30% krn semata-mata ingin mengejar paket tersebut,” ujar Helmi. Dan dampaknya kata anggota Komisi 3 ini, ada kontraktor yang dalam pelaksanaannya tak bisa menyelesaikan pekerjaan karena merasa rugi.

“Pada dasarnya seorang pelaku usaha tidak mungkin melakukan pekerjaan tanpa mendapatkan keuntungan. Jika pekerjaan kualitasnya tidak sesuai yang diharapkan, ini suatu kerugian untuk pemerintah dan masyarakat sebagai penerima hasil pembangunan. Ketika pemenang lelang menurunkan kualitas pekerjaan, sulit mengharapkan kualitas pekerjaan lebih baik. Dengan demikian, wajar apabila umur pekerjaan tidak bertahan lama,” papar Helmi.

Helmi menegaskan dan meminta kepada Biro pengadaan barang dan jasa Provinsi Gorontalo agar tidak terpaku pada pengajuan harga terendah yang tidak wajar, tapi berpatokan pada harga ideal yang masih rasional dan dapat dipertanggungjawabkan.