Upacara HKN, Pj Bupati Bone Pamit Pada Segenap Komponen dan Masyarakat Bone

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

BONE,Forumnusantaranews.com – Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Kabupaten Bone yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Jl Petta Ponggawae Watampone, Senin (17/09), sekira pukul 07.00 Wita merupakan upacara HKN yang terakhir bagi Penjabat (Pj) Bupati Bone, Ir H Andi Bakti Haruni, C.E.S. di Kabupaten Bone sebagai Pj Bupati Bone.

Pasalnya, pada upacara HKN tersebut, di akhir amanat/sambutannya, Pj Bupati Bone meminta pamit dan minta maaf pada peserta upacara dan segenap komponen masyarakat Bone.

“Pada kesempatan ini, saya juga memanfaatkan untuk pamit sebagai Pj Bupati Bone. Saya berterima kasih atas segala dukungan, kerjasama dan partisipasi semua pihak.

Jajaran forkopimda, ASN, media, pendidikan tinggi dan seluruh komponen masyarakat,” tutur H Andi Bakti Haruni.

H.Andi Bakti Haruni yang sangat dekat siapa saja, termasuk awak media pada upacara HKN tersebut, berkali kali menyampaikan permohonan maafnya atas segala kekurangan dan keterbatasannya selama menjadi Pj Bupati Bone.

“Saya minta maaf atas nama jabatan, pribadi dan keluarga.

Saya menyampaian permohonan maaf atas semua tingkah dan tutur yang kurang berkenan. Serta keterbatasan saya dalam mempersembahkan yang terbaik sekiranya masih ada espektasi yang belum sempat saya penuhi,” ujar H Andi Bakti Haruni.

Ia pun menjelaskan pentingnya upacara HKN dan mengapa dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulannya.

Pria yang murah senyum tersebut memaknai bahwa, upacara HKN adalah untuk kembali membarui, mengingatkan, memupuk dan mengembangkan kesadara setiap komponen dan anak bangsa akan komitment kita dalam bernegara.
“NKRI itu adalah harga mati.

Sehingga setiap ancaman dan setiap upaya yang mengarah pada perongrongan NKRI yang beridiologi Pancasila dan berdasar UUD 45 harus kita berangtas bersama,” tegasnya.

Ia pun berharap agar segenap komponen dapat terlibat dan dilibatkan dalam mengisi kemerdekaan dengan aktifitas yang bersifat membangun dengan berpedoman pada tujuan Nasional.

“Saya berharap kita dapat mengisi kemerdekaan dengan aktifitas yang bersifat membangun dengan berpedoman pada tujuan Nasional,” tuturnya.

Lelaki yang memiliki kepekaan dan kepedulian yang sangat tinggi kepada masyarakat tersebut menjelaskan bahwa tujuan Nasional, yakni:

1. Tujuan Perlindungan, segenap komponen bangsa dan anak bangsa harusnya terlindungi dan setiap jengkal wilayah dapat kita amankan. Kita komit untuk hidup, berjuang dan membangun dalan bingkai negara NKRI yang berdasar Pancasila dan UUD 45.

2. Tujuan Kesejahteraan, kita harus terus berupaya untuk meningkatkan harkat hidup bangsa dan mengupayakan agar kesejahteraannya meningkat.

3. Tujuan Pencerdasan. Anak bangsa harus mampu kita didik untuk menjamin perjalanan bangsa dalam memenangkan kompetisi global
4. Tujuan Ketertiban, Perdamaian dan Kedilan Sosial.

Selamat jalan Pj Bupati Bone, bakti dan pemikiranmu serta hasil karya tanganmu telah membuat nama Bone harum, walau dikau memimpin Kabupaten Bone hanya beberapa bulan.

Dikala dirimu pergi sebagai Pj Bupati Bone, pasti ada yang bercerita tentang sisi baik dan burukmu atau kelebihan dan kelemahanmu, itu sangat wajar karena itu bagian suatu dinamika dan proses dalam menjalankan roda pemerintahan terlebih dalam kehidupan.

Tetapi saya yakin kalau dirimu akan selalu dikenang, apalagi dikau adalah putra Bone asli dan tidak sedikit yang mengharapkan dirimu kembali untuk berbuat yang lebih baik lagi di Bumi Arung Palakka. (Idrus)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *