Upacara HUT PMI ke -73,”Bersama Kita Membantu Sesama dalam Semangat Kepahlawanan Relawan”

oleh

 

Pamekasan,FN news,- Rangkaian upacara HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-73 yang diselenggarakan oleh PMI Jawa Timur bekerja sama dengan PMI Cabang Pamekasan dilaksanakan.di Monomen Arek Lancor Kabupaten Pamekasan, berjalan dengan hikmat dan lancar,Kamis (13/09/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PMI Jawa Timur, PJ Bupati Pamekasan,Dandim 0826 dan Polres Pamekasan,serta OPD Kabupaten Pamekasan juga para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, PMI mengingatkan agar jiwa dan raga para relawan tidak mengenal lelah dalam membantu sesama, semangat para relawan bagai api yang berkobar meskipun lelah tak pernah sekalipun menghentikan langkahnya dalam menunaikan tugas menolong orang lain, desa bencana dan kesusahan yang melanda negeri ini.

Hal itu dikatakan Ketua PMI Jatim Mayjen (purn) Imam Utomo dalam membacakan sambutan Ketua Umum PMI Pusat M. Jusuf Kalla.mengatakan Undang-undang No. 1 tahun 2018 tentang kepalang merahan telah resmi disahkan sehingga menjadi angin segar bagi penggiat kemanusiaan di Indonesia.

“Dalam penyelenggaraan kemanusiaan yang menjadi tolak ukurnya adalah mandiri dalam penanganan kemanusiaan, membantu pemerintah dan Pemda serta tunduk dalam hukum nasional,” sampainya

Tugas utama PMI adalah menyebar luaskan informasi kepalang merahan, memberikan pelayanan donor darah dan pembinaan relawan dimana tugas tersebut merupakan peran kita semua dalam membantu pemerintah dibidang kemanusiaan.

Menurutnya, relawan merupakan ujung tombak kegiatan PMI dalam setiap aksi kemanusiaan dan menjadi modal utama dalam menolong sesama. Sehingga tidak berlebihan jika tema HUT PMI kali ini yakni “Bersama kita Membantu Sesama Dengan Semangat Kepahlawanan Relawan”.

“Mari kita jadikan HUT PMI kali ini sebagai momentum untuk menjunjung tinggi solidaritas dan semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para relawan kita,” ujar Imam Utomo.

Sementara itu secara terpisah Pj Bupati Pamekasan Fattah Jasin mengatakan bahwa PMI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah, dan menurut undang-undang lembaga/organisasi PMI itu semi pemerintah.

“Jadi presiden, gubernur dan bupati serta siapapun yang terlibat didalamnya itu harus tanggap dan memfasilitasi. Maka dari itu inline dengan situasi sekarang bahwa PMI harus kita dukung, dan kita punya OPD yang juga punya misi yang sama seperti BPBD dan Tagana pada Dinsos,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fattah Jasin berharap agar kedepan peran PMI lebih besar lagi karena banyaknya kejadian-kejadian yang terjadi akhir-akhir ini.(mtr)