Wakapolres Enggan Komentar, Terkait Korban Kriminalisasi Rudi Satpam YTM

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Wakapolres Agam, Kompol Aksal saat dimintai keterangan

AGAM, FN.COM

Terasa aneh terdegar, ketika awak media mendengar langsung pernyataan sikap orang nomor dua di jajaran Polres Agam, Wakapolres Agam “Enggan Komentar” terhadap sejumlah pertanyaan yang diajukan wartawan terkait penangkapan Rudi Islami yang dikatakan pelaku pengeroyokan terhadap Buyung. 

Awal cerita, dimulai saat Rudi Islami melakukan penjagaan di Wilayah Manggopoh,Padang Sumatera Barat melihat seseorang sebut aja namanya “Buyung” hendak mencuri buah sawit di Lahan Yayasan Tanjung Manggopoh, dengan membawa sebilah pisau pelaku hendak melakukan pencurian dan Satpam bernama Rudi Islami melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku yang hasilnya membawa buntut panjang. 

Selepas beberapa hari kemudian, pelaku dipanggil Polsek Lubuk Basung, yang mana dua hari kemudian dipanggil pihak Polsek, langsung juga dikeluarkan surat perintah penangkapan oleh Pihak Polres Agam. 

Berikut video yang berhasil kami dapatkan dari keterangan Rudi yang Dikriminalisasi : 

Satpam yang mengamankan Pelaku Pencurian, nasibnya malah dijebloskan?? 

Tapi hukum berkata beda di wilayah hukum Polres Agam tersebut, seakan Hukum Buta dengan kebenaran dan keadilan yang mana Tersangka pencurian malah dibebaskan dari hukuman dan Pengaman malah dijebloskan kedalam penjara dengan pasal yang dikenakan 170 KUHP.

Sampai berita ini dimuat, yang mana pihak media bertemu dengan Wakapolres Agam pada saat Kapolres Agam tidak ada di tempat karena sedang studi banding di Makassar, pungkasnya. 

Miris Melihat situasi di wilayah hukum Polres Agam, melihat kondisi mental, sekaligus moral dan nasib keluarga korban sangat menyedihkan dikarenakan keluarga juga ngedrop dan tidak memahami kenapa suaminya dipenjara, ungkapnya kepada awak media.

 


Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *