Bakom: Instruksi Prabowo Soal Bahasa Asing Pas di Era Global

Penguasaan Bahasa Asing di Indonesia: Peran dan Tanggapan dari Bakom

Dalam era globalisasi yang semakin pesat, kemampuan berbahasa menjadi salah satu faktor penting dalam memajukan suatu negara. Hal ini juga menjadi perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengimbau agar masyarakat Indonesia lebih giat mempelajari bahasa asing.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan bahwa pesan Presiden tersebut sangat relevan dengan perkembangan dunia saat ini. Ia menegaskan bahwa kemampuan berbahasa tidak hanya terbatas pada bahasa Inggris, tetapi juga mencakup bahasa-bahasa internasional lainnya seperti Mandarin.

“Di era dunia yang semakin global, kemampuan berbahasa menjadi salah satu syarat penting untuk bisa maju,” ujar Qodari di Kantor Danantara, Minggu (31/5/2026). Menurutnya, banyak sekolah di Indonesia telah mulai mengajarkan bahasa Mandarin sebagai bagian dari program pembelajaran mereka. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa bahasa-bahasa yang disebutkan oleh Presiden adalah bahasa-bahasa yang memiliki pengaruh besar di tingkat internasional.

Meski demikian, Qodari tidak menjelaskan secara rinci mengenai teknis pelaksanaan pembelajaran bahasa asing yang diminta oleh Presiden. Ia menekankan bahwa pengaturan teknis tersebut akan menjadi tanggung jawab dari Kementerian Dikdasmen.

“Karena itu bagaimana pengaturan teknisnya nanti harus kembali kepada Dikdasmen,” ujarnya.

Instruksi Presiden tentang Pembelajaran Bahasa Asing

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memberikan beberapa instruksi terkait penguasaan bahasa asing. Salah satunya terjadi saat ia melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federasi Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Instruksi terbaru yang diberikan oleh Presiden adalah agar semua tingkatan sekolah di Indonesia belajar bahasa Prancis. Hal ini diungkapkan setelah upacara penyambutan resmi kenegaraan Presiden Prabowo di Istana Élysée, Paris, Republik Prancis, Kamis (28/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menjelaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Prancis saat ini berada pada tingkat yang sangat baik. Ia menegaskan bahwa dalam bidang pendidikan, pihaknya ingin meningkatkan kerja sama lebih lanjut.

“Di bidang pendidikan, kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis,” kata Prabowo.

Pentingnya Penguasaan Bahasa Asing

Penguasaan bahasa asing bukan hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga menjadi strategi nasional dalam menghadapi tantangan global. Dengan kemampuan berbahasa yang baik, sumber daya manusia Indonesia dapat lebih mudah berkomunikasi dan berinteraksi dengan negara-negara lain, baik dalam konteks bisnis, pendidikan, maupun diplomasi.

Selain itu, peningkatan penguasaan bahasa asing juga akan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional. Negara-negara yang memiliki keunggulan dalam komunikasi multibahasa cenderung lebih unggul dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi dan teknologi.

Dengan adanya instruksi Presiden, diharapkan seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pendidikan, dapat bekerja sama dalam membangun sistem pembelajaran bahasa asing yang efektif dan berkelanjutan.

Tantangan dan Langkah yang Diperlukan

Meskipun instruksi Presiden sangat jelas, ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam implementasi pembelajaran bahasa asing. Misalnya, kurangnya tenaga pengajar yang memenuhi standar, keterbatasan anggaran, serta ketidakmerataan akses pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat. Pelibatan lembaga swasta dan organisasi internasional juga dapat menjadi solusi untuk mendukung program pembelajaran bahasa asing.

Selain itu, perlu adanya evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program pembelajaran bahasa asing benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan penguasaan bahasa asing dapat menjadi salah satu benteng utama dalam memajukan bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *