Kapten Arm Khoirudin NGOPI PAGI bersama pengurus Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama


Magetan | forumnusantara. com – Pada hari Kamis tgl 5 November 2020 Pukul 09.00 WIB s.d Pukul 10.45 WIB bertempat di Ruang Pertemuan Manis Agung Baitussalam Magetan telah dilaksanakan kegiatan NGOPI PAGI ngobrol pagi mencari inspirasi dan inovasi dakwah sebagai penanggung jawab Bpk Wasis Eka Susila (Penyuluh Agama Islam Fungsional Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama) yg diikuti sekitar 17 orang.

Yang hadir dalam acara
Bpk Wasis Eka Susila (Penyuluh Agama Islam Fungsional Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama), Kapten Arm Khoirudin (Pasi Intel Kodim 0804/Magetan), Bpk Sony (Pembina Umat Katolik), Penyuluh agama Kab. Magetan (Spesial Bidang Kerukunan Umat Beragama).

Adapun rangkaian kegiatan, pada pukul 09.00 WIB Kegiatan dimulai dengan pembukaan. Berlanjut pembacaan Ayat Suci Al Qur’an.

Bpk Wasis Eka Susila (Penyuluh Agama Islam Fungsional Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama) sampaikan dalam sambutannya, mengucapkan puja dan puji syukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang hadir dalam acara ngopi pagi ini semoga mendapatkan rindho dan berkah dari Allah SWT.

Dimana pagi ini kita akan ngobrol2 pagi dan menjalin silaturahmi sambil mencari inspirasi dan inovasi dakwah islam dibidang kerukunan antar umat beragama dan dalam kegiatan ini kita biasa saja jangan sungkan-sungkan utk mengutarakan pendapat. Nanti beliau akan memaparkan permasalahan dan himbauan yang ada di Magetan terkait kerukunan antar umat beragama dan setelah pertemuan ini nanti pak Khoirudin tolong di himbau dalam kemajuan Umat di Magetan.

Kapten Arm Khoirudin (Pasi Intel Kodim 0804/Magetan) sampaikan dalam sambutannya

ucap syukur dan terima kasih atas undangan dan waktu yg diberikan kpd kami serta saya bisa berkenalan untuk jalin silahturohmi .

Kami sebagai Pasi Intel Kodim pada umumnya kehidupan antar umat beragama khususnya Kabupaten Magetan berjalan dg baik dan saling toleransi. Dan ijinkan saya menyampaiakan sepatah dua patah kata bahwa sebagai umat mari kita sama-sama saling sapa dan selalu sopan dalam setiap ada permasalahan sekecil apapun.

Kita harus baik kepada siapa saja meskipun berbeda agama kita juga harus baik tidak boleh saling membenci sesama manusia dan harus saling membantu dalam hal apapun.

Manusia tidak boleh sombong, dalam ajaran agama apapun tetap mengutamakan toleransi antar umat beragama.

Dalam kerukunan umat beragama mari saling menghargai seperti pada pagi ini kita sama-sama di serambi Masjid ini dan kami siap membantu jenengan semuanya.

Bahwa TNI adalah dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat maka kita saling membantu dalam menjaga dan memajukan rakyat Indonesia.

Dalam dunia Intel ada hitam ada putih perbuatan ada baik ada buruk maka kita selalu memfilter dalam perbuatan tersebut pilihlah yang terbaik. Sebagai umat Islam kita wajib menjaga sholat lima waktu dalam waktu senggang dan waktu padat kegiatan sekalipun, pada intinya setelah acara ini mari kita tingkatkan ibadah kita jangan sampai kendor dan merosot.

Sambutan dari Bapak Sony (Pembina Umat Katholik),” Perkenalan singkat dari saya Sony berasal Flores pulau Ende dan di Flores banyak yang beragama muslim dan latar belakang saya keluarga ada yg agama Islam ada yg agama Katolik, sekarang saya di berdomisili di Plaosan.

Gambaran Umat Katolik di Magetan sekitar 1.050 Jemaat dan sya di sana cuma membina Umat Katolik. Menurut pandangan saya kami mendukung bahwa Islam adalah sebagai rahmad bagi umat dan semua umat agama adalah sama maka kita saling menghargai jaga hati jaga mulud untuk keselamatan kerukunan umat khususnya di Kab. Magetan.

Pukul 10.45 WIB Rangkaian kegiatan NGOPI PAGI ngobrol pagi mencari inspirasi dan inovasi dakwah selesai berjalan dengan lancar dan aman. Dan berakhir foto bersama.

kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap bulan sekali oleh Kemenag Kabupaten Magetan dalam rangka mencari inspirasi dan inovasi dakwah dibidang kerukunan antar umat beragama.

Dalam pelaksanakan kegiatan ini dilaksanakan sesuai dg Protokol Kesehatan untuk menghindari penyebaran pandemi Covid 19. (xx/cc)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *