Jambi, Forumnusantaranews.com-
Pembimbing Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Theresia Ari Sukarni menjadi pembina Apel Kedisiplinan Pegawai pada Senin (3/8/2026). Dalam arahannya ia mendorong semangat ASN untuk memulai aktivitas dengan hati yang bahagia dan damai.
“Melalui semangat dalam sapaan ‘Semangat Pagi’ menjadi ungkapan suasana hati yang bahagia, damai,” ujar Theresia.
Pembimas Katolik mendorong seluruh ASN agar selalu membawa afirmasi positif dalam pikiran guna menciptakan suasana kerja yang tenang dan penuh kebahagiaan.
“Selalulah berpikir positif sehingga apa yang kita kerjakan membawa hal-hal baik dan positif. Hal itu akan menyemangati kita untuk selalu bahagia dalam bekerja,” ungkapnya.
Theresia juga mengapresiasi rencana program kerja para Calon Agen Perubahan Kanwil Kemenag Jambi. Ia menyebut pemaparan 5 menit oleh para calon menjadi ruang untuk menampilkan ide-ide terbaik.
“Akan ada pemaparan program kerja para agen perubahan. Siap menampilkan pemaparan dalam waktu 5 menit untuk menyampaikan ide-ide yang ingin dirancang. Pasti bisa menjadi orang-orang yang semakin maju dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, khususnya dalam pola kerja,” terangnya.
Ia menegaskan ASN dituntut untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
“Tuntutan untuk berinovasi itu adalah keharusan. Mau tidak mau prosesnya adalah belajar. Berani untuk terus belajar. Ketika tidak mau belajar, maka akan tertinggal. Mari bersama-sama terus belajar. Zamannya memang terus berkembang, sehingga dituntut untuk terus berinovasi,” dorongnya.
Dalam kesempatan itu, Pembimas Katolik juga mengapresiasi gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama RI di Monas, Jakarta, Minggu lalu.
“Kementerian Agama menghadirkan lebih dari 100 ribu orang di Monas sebagai hal yang patut diacungkan jempol. Hal ini menghadirkan lintas agama sebagai hal yang bukan mudah,” sebutnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Kemenag terhadap bangsa dalam harmoni kebersamaan menuju Indonesia damai.
“Ini sebagai wujud kepedulian untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia. Dituntut untuk bergandengan tangan berkolaborasi satu sama lain untuk menjadikan Indonesia ini damai, Indonesia aman. Siapa lagi kalau bukan kita bangsa Indonesia,” serunya.
Theresia juga mengapresiasi harmonisasi paduan suara gabungan Direktorat Jenderal Bimas Kristen dan Direktorat Jenderal Bimas Katolik Kementerian Agama RI.
“Mari terus berinovasi. Mari menjaga citra instansi kita. Dan mari kita jaga bangsa Indonesia,” pungkas Pembimas Katolik.(*)
Pembimbing Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Theresia Ari Sukarni menjadi pembina Apel Kedisiplinan Pegawai pada Senin (3/8/2026). Dalam arahannya ia mendorong semangat ASN untuk memulai aktivitas dengan hati yang bahagia dan damai.
“Melalui semangat dalam sapaan ‘Semangat Pagi’ menjadi ungkapan suasana hati yang bahagia, damai,” ujar Theresia.
Pembimas Katolik mendorong seluruh ASN agar selalu membawa afirmasi positif dalam pikiran guna menciptakan suasana kerja yang tenang dan penuh kebahagiaan.
“Selalulah berpikir positif sehingga apa yang kita kerjakan membawa hal-hal baik dan positif. Hal itu akan menyemangati kita untuk selalu bahagia dalam bekerja,” ungkapnya.
Theresia juga mengapresiasi rencana program kerja para Calon Agen Perubahan Kanwil Kemenag Jambi. Ia menyebut pemaparan 5 menit oleh para calon menjadi ruang untuk menampilkan ide-ide terbaik.
“Akan ada pemaparan program kerja para agen perubahan. Siap menampilkan pemaparan dalam waktu 5 menit untuk menyampaikan ide-ide yang ingin dirancang. Pasti bisa menjadi orang-orang yang semakin maju dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, khususnya dalam pola kerja,” terangnya.
Ia menegaskan ASN dituntut untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
“Tuntutan untuk berinovasi itu adalah keharusan. Mau tidak mau prosesnya adalah belajar. Berani untuk terus belajar. Ketika tidak mau belajar, maka akan tertinggal. Mari bersama-sama terus belajar. Zamannya memang terus berkembang, sehingga dituntut untuk terus berinovasi,” dorongnya.
Dalam kesempatan itu, Pembimas Katolik juga mengapresiasi gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar Kementerian Agama RI di Monas, Jakarta, Minggu lalu.
“Kementerian Agama menghadirkan lebih dari 100 ribu orang di Monas sebagai hal yang patut diacungkan jempol. Hal ini menghadirkan lintas agama sebagai hal yang bukan mudah,” sebutnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Kemenag terhadap bangsa dalam harmoni kebersamaan menuju Indonesia damai.
“Ini sebagai wujud kepedulian untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia. Dituntut untuk bergandengan tangan berkolaborasi satu sama lain untuk menjadikan Indonesia ini damai, Indonesia aman. Siapa lagi kalau bukan kita bangsa Indonesia,” serunya.
Theresia juga mengapresiasi harmonisasi paduan suara gabungan Direktorat Jenderal Bimas Kristen dan Direktorat Jenderal Bimas Katolik Kementerian Agama RI.
“Mari terus berinovasi. Mari menjaga citra instansi kita. Dan mari kita jaga bangsa Indonesia,” pungkas Pembimas Katolik.(*)














