Ribuan Masa Banjiri Kantor Pemkab Probolinggo

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Probolinggo, forumnusantaranews.com– Aksi Demo mengepung kantor Pemerintah Kabupaten Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman No 40 Kraksaan, Senin (2/3). Ribuan massa yang datang dari gabungan LSM yang berada di Probolinggo.

Aksi damai tersebut di komando langsung oleh Bupati LSM Lira Samsudin.SH.serta masyarakat yang mengatasnamakan masyarakat satu, sekitar 2000 masa dengan 50 kendaraan roda empat dan sisanya mengendarai roda dua.

Gabungan Lembaga swadaya masyarakat (LSM ) tersebut mendatangi kantor pemerintahan Kabupaten Probolinggo dengan membawa keranda mayat dan batu nisan sebagai simbol matinya kebebasan pers dan LSM dalam tugasnya di lapangan.

Dalam aksinya, mereka juga meminta tanggung jawab kepada Bupati Probolinggo Hj. P Tantriana Sari atas peringkat yang di sandang kabupaten Probolinggo sebagai daerah termiskin nomor 4 se-Jawa Timur.

Dalam orasi tersebut Bupati LSM Lira Samsudin, SH. Dengan didampingi pembina LSM Lira Syarful Anam, meminta Bupati Probolinggo untuk keluar menemui para aksi yang hadir, menunggu jawaban secara langsung Bupati Probolinggo dari 2 opsi yang diajukan. Yaitu opsi pertama kebebasan pers yang telah di atur di Undang Undang dan Keterbukaan publik untuk LSM sebagai kontrol, opsi kedua adalah bagaimana tanggung jawab Bupati Probolinggo tentang peringkat termiskin se-Jawa Timur.

Turut Bupati LSM Lira Bangkalan juga menyuarakan aspirasi “Jika pemkab tidak segera memenuhi opsi yang kami ajukan maka LSM Lira se-Jatim akan mendatangi lagi pemerintahan kabupaten Probolinggo dengan masa yang lebih besar” ungkap Ibnu pemuda dari pulau garam.

Karena, Bupati Probolinggo tak berkenan untuk keluar akhirnya perwakilan dari para aksi di perkenankan untuk masuk kekantor pemerintahan Kabupaten probolinggo.

Di dalam kantor kericuhan kembali terjadi karena pihak pemkab tidak bersedia untuk menemui para pendemo, dengan diberi waktu 5 menit sembari menunggu itu terdengar tahlil dan sholawat bersama di dalam kantor pemkab.

Dari hasil audensi Bupati LSM Lira Samsudin mengatakan atas tuntutan untuk oknum inspektorat telah mengusir wartawan dan LSM di kecamatan Kotaanyar Selasa (25/2) pekan lalu itu.

Samsudin juga mengutarakan tuntutan dari aksi masa yang tergabung dalam Masyarakat Satu ini menurut keterangan Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan Saragi akan mengajukan tuntutan tersebut ke Bupati.

“Kita menunggu kabar hasilnya atas 2 opsi penting yang kita ajukan tersebut yaitu, keterbukaan informasi publik yang sangat tidak transparan dari pemkab ini. Menjadi alasan yang sangat rasional jika kabupaten Probolinggo ini menjadi kabupaten termiskin No 4 di Jawa Timur” Jelas Samsudin.

Aksi damai yang mengatasnamakan Masyarakat Satu tersebut selain dikomandoi Bupati LSM Lira Samsudin, nampak juga pembina LSM Lira Syarful Anam, Wali Kota LSM Lira Eko Prasetyo, Bupati LSM Lira Bondowoso, Bupati LSM Lira Bangkalan Ibnu, Bupati LSM Lira Malang serta LSM Paskal Sulaiman, LSM king gagak hitam Samsul Huda dan LSM Procw Fathola, serta LSM Penjara Damoarto.

Karena teman teman wartawan dan LSM mendapat perlakuan kasar saat tengah bertugas.kalau wartawan saat peliputan sebagai insan pers, sedang LSM sebagai fungsi kontrol dari pemerintah.tutur Samsudin SH.(sin)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *