4 Fakta Maut di Lanud Boltim: Mobil Hancur, 5 Orang Tewas

Fakta-Fakta Kecelakaan Maut di Desa Lanud, Bolaang Mongondow Timur

Insiden kecelakaan yang terjadi di Desa Lanud, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, menjadi perhatian masyarakat setempat. Peristiwa tersebut berlangsung pada hari Kamis, 11 September 2025, siang hari. Mobil Toyota Hilux dengan plat nomor DB 8151 NA menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam kecelakaan ini.

Lima Orang Korban Terluka

Dalam kejadian ini, lima orang menjadi korban. Mereka adalah:

  • Christian Devy Worang, warga Modayag Tiga
  • Anita Roring, warga desa Modayag
  • Fila Ngantung, warga desa Modayag
  • Angel Parmino, warga Modayag
  • Sunshine Worang, warga Modayag Tiga

Keempat korban lainnya mengalami luka ringan dan berat, sementara satu di antaranya adalah seorang balita yang juga terluka.

Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan ini menyebabkan tiga korban meninggal dunia. Mereka adalah:

  • Christian Devi Worang
  • Anita Roring
  • Fila Ngantung

Sementara dua korban lainnya masih dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan medis. Penyebab pasti dari kecelakaan ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

Balita Jadi Korban Kecelakaan

Salah satu korban yang terluka adalah seorang balita berusia dua tahun bernama Sunshine Worang. Kasat Lantas Polres Boltim, AKP Samuel Posumah, mengonfirmasi bahwa ada seorang balita yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Ia menegaskan bahwa balita tersebut dalam kondisi stabil dan telah diperiksa di Puskesmas Nuangan, Desa Nuangan I, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Boltim.

“Balitanya hanya mengalami luka ringan dan sudah kami serahkan ke keluarga,” ujar Samuel. Ia menambahkan bahwa balita tersebut telah menjalani perawatan intensif selama beberapa jam sebelum akhirnya dipulangkan.

Kronologi Kecelakaan

Menurut informasi yang diperoleh, mobil Toyota Hilux yang dikemudikan oleh Christian Devi Worang melaju dari arah Modayag menuju Nuangan. Saat berada di ujung Desa Lanud, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan terjun bebas ke jurang.

Kondisi mobil sangat rusak parah, bahkan terguling dan tertahan di bawah pohon. Menurut Samuel, kecelakaan ini pertama kali dilihat oleh saksi yang berada di belakang korban. Mobil yang melihat kejadian tersebut langsung memberi tahu petugas kepolisian.

Peristiwa ini menimbulkan rasa duka bagi masyarakat setempat. Keluarga korban meminta agar penyebab kecelakaan segera diketahui untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *