438 Mahasiswa Baru Politeknik ATI Makassar Terima Wejangan Langsung dari Kepala BPSDMI Kemenperin

Pengalaman Akademik yang Berkesan bagi Mahasiswa Baru Politeknik ATI Makassar

Sebanyak 438 mahasiswa baru dari Politeknik ATI Makassar memulai perjalanan akademik mereka dengan pengalaman yang sangat istimewa. Acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2025 menjadi momen penting dalam proses adaptasi para mahasiswa baru.

Dalam acara tersebut, hadir Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Masrokhan. Ia didampingi oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Kemenperin, Wulan Aprilianti Permatasari. Kehadiran mereka menjadi fokus utama dalam kegiatan yang mengusung tema “Vokasi Unggul, Inovasi Tangguh: Membangun Generasi Emas Indonesia Menuju Daya Saing Global”.

Peran Pendidikan Vokasi dalam Menghadapi Era Industri 4.0

Dalam sambutannya, Masrokhan menekankan pentingnya pendidikan vokasi industri dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia menyampaikan bahwa SDM adalah faktor utama dalam pertumbuhan industri nasional.

“Tanpa adanya SDM yang kompeten, teknologi tidak akan memberikan manfaat yang maksimal. Oleh karena itu, mahasiswa vokasi harus terus meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta daya saing global,” ujarnya.

Masrokhan juga menegaskan komitmen Kementerian Perindustrian untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan industri melalui berbagai program seperti link and match, pengembangan kelas industri, serta penguatan ekosistem vokasi.

Pesan untuk Mahasiswa Baru

Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa baru Politeknik ATI Makassar agar menjadi individu yang disiplin, kreatif, dan memiliki integritas tinggi. Selain itu, ia mengajak para mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan baik secara teknis maupun soft skills agar dapat berkontribusi nyata dalam penguatan industri di Indonesia.

Capaian yang Diraih Politeknik ATI Makassar

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri, melaporkan berbagai capaian yang telah diraih institusi ini. Dalam proses penerimaan mahasiswa baru, tercatat peningkatan tren peminat serta kinerja organisasi yang semakin baik.

Salah satu pencapaian penting adalah perolehan akreditasi ‘UNGGUL’ untuk program studi Otomasi Sistem Permesinan dari BAN PT. Dengan akreditasi ini, seluruh program studi di Politeknik ATI Makassar kini memiliki akreditasi UNGGUL, yang menjadi modal kuat dalam menjalani reakreditasi perguruan tinggi.

Muhammad Basri juga menyampaikan rencana untuk menargetkan akreditasi internasional. Untuk mendukung hal tersebut, mulai tahun ini, pihak kampus akan menerapkan kurikulum Outcome Based Education (OBE) berbasis CDIO Framework, yang menjadi salah satu syarat dalam proses akreditasi internasional.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Pendidikan vokasi di Indonesia terus berkembang seiring dengan tuntutan pasar kerja yang semakin dinamis. Dengan adanya transformasi industri menuju era Making Indonesia 4.0, peran pendidikan vokasi menjadi semakin strategis. Mahasiswa vokasi tidak hanya dituntut untuk memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu berpikir kritis, inovatif, dan mampu bekerja dalam lingkungan global.

Politeknik ATI Makassar terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan akreditasi UNGGUL dan rencana akreditasi internasional, institusi ini siap menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui PKKMB yang penuh makna, mahasiswa baru diberikan motivasi dan arahan untuk menjalani perjalanan akademik yang penuh tantangan dan kesempatan. Semoga para mahasiswa baru ini dapat menjadi generasi emas yang mampu membawa Indonesia lebih maju di tengah persaingan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *