8 Bukti Kang Da Wit Punya Sisi Narsistik di Pro Bono, Percaya Diri Banget!

Karakter Kang Da Wit yang Penuh Kontras

Kang Da Wit, tokoh utama dalam serial drama “Pro Bono” (2025), dikenal sebagai seorang hakim yang populer, tegas, dan dicintai masyarakat. Namun, di balik penampilannya yang tampak sempurna, ternyata ia memiliki sisi lain yang cukup menarik untuk diketahui. Dalam episode pertama serial ini, kita melihat bahwa Kang Da Wit memiliki sifat narsistik yang tidak bisa disembunyikan. Meskipun sifatnya ini tidak sampai membuatnya tidak menyenangkan, justru hal itu memberikan dimensi baru pada karakternya yang terasa lebih nyata dan menarik.

Berikut beberapa bukti yang menunjukkan bahwa Kang Da Wit memiliki sifat narsistik:

  • Perhatian terhadap popularitas: Ia sangat memperhatikan jumlah pengikut dan komentar di media sosialnya setelah menyelesaikan sebuah kasus. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya citra dirinya baginya.
  • Tampil sibuk: Setiap hari, ia selalu membawa banyak dokumen agar terlihat sibuk di mata wartawan. Padahal, berkas-berkas tersebut sudah tidak lagi relevan.
  • Memberikan kutipan puitis: Saat diwawancara, ia sering menggunakan kutipan-kutipan puitis agar terlihat kharismatik dan misterius.
  • Sikap rendah hati yang hanya untuk konsumsi publik: Ketika dipuji, ia menjawab dengan sikap rendah hati. Namun, di dalam hatinya, ia merasa bangga dan bahagia.
  • Pura-pura menolak jabatan: Ketika ditawari posisi calon hakim agung, ia pura-pura menolak agar terlihat tidak ambisius. Padahal, jabatan tersebut adalah sesuatu yang ia incar selama ini.
  • Ramah untuk mendapatkan dukungan: Ia ramah kepada semua orang, baik senior maupun junior, bahkan staf terendah sekalipun. Tidak semata-mata karena tulus, tetapi karena ia ingin semua orang mendukung reputasinya.
  • Rasa superior: Ketika bertemu orang baru dari kalangan hukum, ia merasa superior. Popularitasnya membuatnya yakin bahwa semua orang pasti mengenalnya.
  • Merasa terhina di tim pro bono: Saat harus ditempatkan di tim pro bono, ia merasa terhina. Baginya, dengan reputasinya, ia seharusnya mendapatkan jabatan yang lebih tinggi.

Dari semua bukti ini, terlihat bahwa Kang Da Wit bukan hanya seorang hakim dengan reputasi gemilang, tetapi juga seseorang yang diam-diam sangat narsis. Namun, perpaduan antara sifat idealis dan narsistik itulah yang membuat karakternya terasa hidup dan menghibur. Penasaran bagaimana tingkah lakunya di episode berikutnya? Tunggu saja kelanjutannya di episode terbaru “Pro Bono”.

Selain itu, serial “Pro Bono” juga bersaing ketat dengan drama lain seperti “Surely Tomorrow”. Cuplikan karakter Jung Kyung Ho dalam drama ini menunjukkan bahwa ia akan memainkan peran yang menarik dalam genre hukum. Para penggemar pasti akan menantikan bagaimana penampilannya di layar kaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *