Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana di Tegal Masih Terbuka, 211 Mahasiswa Daftar

Program Beasiswa Sadesa Menarik Minat Banyak Pendaftar di Kabupaten Tegal

Program beasiswa pendidikan tinggi Satu Desa Satu Sarjana (Sadesa) yang diluncurkan pada 14 Agustus 2025 telah menarik perhatian banyak masyarakat di Kabupaten Tegal. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 211 pendaftar dari berbagai desa di wilayah tersebut. Kuota yang tersedia untuk program ini adalah sebanyak 287 orang. Informasi ini disampaikan oleh Dedi Surachman, Peneliti Muda Bappeda Litbang Kabupaten Tegal, saat ditemui di ruang kerjanya.

Dedi menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi warga Tegal yang berusia maksimal 25 tahun dan memiliki latar belakang pendidikan SMA, SMK, MA, pesantren, atau setara. Pendaftaran akan ditutup pada 30 Agustus 2025. Beasiswa ini mencakup jenjang pendidikan strata satu (S1) dan diploma empat (D4). Selain itu, program ini juga dapat diikuti oleh mereka yang pernah menempuh pendidikan tinggi sebelumnya, meskipun ketika diterima, mahasiswa harus memulai perkuliahan dari awal.

Proses Pendaftaran dan Seleksi

Pendaftaran beasiswa Sadesa dilakukan secara online melalui situs resmi Pemkab Tegal di alamat https://tegalkab.go.id. Setelah mendaftar, calon peserta akan dialihkan ke tautan perguruan tinggi mitra, yaitu Universitas Bhamada Slawi, Institut Bhakti Negara (IBN), Tegal Muhammadiyah University (TMU), dan STIKIP NU.

Seleksi penerimaan beasiswa terbagi menjadi dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan seleksi substansi. Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti tes tertulis serentak pada 1 September 2025 di kampus mitra. Penilaian berdasarkan hasil tes tertulis, prestasi akademik maupun non-akademik, serta bukti berasal dari keluarga kurang mampu jika ada. Namun, bobot terbesar tetap pada nilai ujian dan prestasi.

Dedi berharap setiap desa di Kabupaten Tegal memiliki minimal satu peserta seleksi agar benar-benar mewujudkan konsep Satu Desa Satu Sarjana. Jika ada desa yang tidak mengirimkan calon, kuotanya akan dialihkan ke desa lain.

Biaya dan Syarat Penerima Beasiswa

Penerima beasiswa Sadesa akan dibiayai selama delapan semester atau empat tahun. Mahasiswa juga diwajibkan mempertahankan IPK minimal 3,0 agar tetap mendapatkan beasiswa. Selain itu, penerima beasiswa wajib menandatangani pernyataan tidak berhenti kuliah di tengah jalan. Jika sengaja mengundurkan diri, maka harus mengembalikan seluruh biaya beasiswa.

Dukungan dari Pemerintah dan Perguruan Tinggi Mitra

Program Sadesa diluncurkan langsung oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman pada 14 Agustus 2025 di Gedung Dadali. Peluncuran ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Tegal dan empat perguruan tinggi mitra. Beasiswa diberikan dalam bentuk hibah kepada kampus mitra dengan indeks Rp7 juta per mahasiswa per tahun untuk membiayai sumbangan pengembangan pendidikan (SPP).

Bupati Ischak menyatakan bahwa tujuan program ini adalah untuk memberikan keadilan sosial dan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ia berharap para lulusan penerima beasiswa bisa mengabdi di Kabupaten Tegal, baik sebagai ASN, guru, perangkat desa, wirausaha, maupun profesi lain yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Apresiasi dari Perguruan Tinggi

Rektor TMU, Jebul Suroso, menyampaikan apresiasinya terhadap program Sadesa. Menurutnya, program ini menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas SDM. TMU telah menyiapkan kuota 50 mahasiswa penerima beasiswa Sadesa yang nantinya akan berkuliah di Kampus I Kalibakung. Jebul berharap program ini dapat membantu masyarakat mempercayai bahwa kuliah di Tegal juga menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *