Jerit Hati Nikita Mirzani: Tinggal di Penjara, Diperlakukan Zalim

Kesedihan Nikita Mirzani Selama 8 Bulan Di Penjara

Artis ternama Nikita Mirzani kini sedang menghadapi berbagai tantangan hidup yang sangat berat. Salah satu hal yang membuatnya sangat sedih adalah keharusan untuk berpisah dengan ketiga anaknya selama delapan bulan terakhir. Ia juga mengungkap pengalamannya yang menyakitkan selama tinggal di penjara.

Nikita Mirzani saat ini tengah menghadapi kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap dokter Reza Gladys. Ia telah ditahan selama sekitar delapan bulan. Meski kasusnya masih berjalan, ia kembali menjadi sorotan setelah membacakan nota pembelaannya dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis (16/10/2025). Dalam pembelaannya, Nikita menunjukkan perasaan kesedihan yang mendalam karena harus jauh dari keluarganya.

Selama delapan bulan menjalani hukuman, Nikita mengaku merasa sangat menderita. Ia tidak bisa berada di samping anak-anaknya saat mereka sakit dan dirawat di rumah sakit. Hal ini membuatnya merasa sangat kehilangan dan terluka. Bahkan, ia hanya bisa melihat anak-anaknya dari jauh tanpa bisa memberikan dukungan yang ia inginkan.

“Selama kurang lebih delapan bulan ini saya mendekam dalam penjara. Saya telah dipisahkan paksa dari anak-anak, keluarga, dan sahabat saya dengan cara yang zalim,” ujar Nikita. Ia juga menyebutkan bahwa anak-anaknya sudah masuk rumah sakit tiga kali, tetapi ia tidak bisa berada di dekatnya untuk menemani. Namun, ia akhirnya diberi izin oleh majelis hakim untuk bisa hadir.

Lebih lanjut, Nikita menyoroti ketidakadilan yang dialaminya selama proses hukum berlangsung. Ia menduga ada praktik kotor yang terjadi di balik kasus ini. Bahkan, ia mengatakan bahwa ada dugaan suap dan gratifikasi dalam penanganan kasusnya. Untuk itu, ia sudah melaporkan dugaan tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya diperlakukan tidak adil mulai dari tingkat penyidikan di kepolisian sampai kejaksaan. Saya menduga semua ini telah didesain oleh pihak-pihak yang ingin memenjarakan saya,” ucap Nikita. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan tindakan kriminal apapun.

Nikita menegaskan bahwa dirinya bukanlah penjahat atau pelaku pencucian uang. Ia memohon kepada majelis hakim agar dapat membebaskannya dari semua tuduhan. “Saya bukan penjahat, apalagi pelaku pencucian uang. Untuk itu, saya mohon kepada Bapak Hakim Yang Mulia agar segera membebaskan saya,” kata Nikita.

Sebagai informasi tambahan, Nikita Mirzani dituntut dengan hukuman 11 tahun penjara, denda sebesar Rp2 miliar, dan subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang, jaksa menyatakan bahwa Nikita bersalah atas tindakan pemerasan dan pencurian uang terhadap dokter Reza Gladys.

Meskipun dituntut 11 tahun penjara, Nikita tampak tenang dan santai. Bahkan, ia terlihat berjoget dengan kedua jari telunjuknya, menunjukkan simbol angka 11 setelah sidang ditutup. Ia mengatakan bahwa tuntutan dari jaksa adalah hak mereka, dan ia tidak khawatir dengan jumlah waktu yang diberikan.

“Sebelas tahun enggak ada masalah. Namanya tuntutan dari jaksa. Jaksa berhak nuntut, suka-suka dia,” ujar Nikita. Ia juga menyampaikan bahwa minggu depan akan fokus pada persiapan pleidoi yang akan ia ajukan. “Nanti pulang, langsung bikin lagi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *